Traveling Aman Saat Hamil Dengan 10 Tips Berikut Ini

0
165

Jakarta, Tamasya – Seorang perempuan yang sedang hamil memang sangat tidak dianjurkan untuk melakukan perjalanan yang jauh. Namun mungkin karena satu dan lain hal, bukan tak mungkin seorang wanita hamil ini harus melakukan traveling mengikuti sang suami ke tempat tertentu. Seperti mudik untuk hari raya misalnya. Tentu saja jika kandungan Anda sudah tua dan mendekati hari lahir, sangat tidak disarankan untuk melakukan traveling meski didampingi oleh suami. Ada baiknya bagi Anda untuk menunda traveling terlebih dahulu sementara waktu, hingga sang buah hati lahir dan cukup umur untuk diajak traveling. Ini penting sebab wanita yang tengah hamil tua sangat rentan dan rawan untuk traveling ke tempat yang jauh. Selain dikhawatirkan terjadi kontraksi di jalan, keselamatan ibu dan bayi yang dikandungnya juga jadi hal yang sangat diperhatikan.

Meskipun begitu ibu yang sedang hamil sebenarnya masih boleh traveling, asal usia kandunganya tak terlalu muda atau tak terlalu tua pula. Usia kehamilan yang masih diperbolehkan untuk traveling adalah sekitar minggu ke-14 sampai minggu ke-28 kehamilan. Selain itu, ibu harap memeriksakan kesehatanya terlebih dahulu dan mendengar saran dokter apakah ia boleh traveling atau tidak. Selain usia kandungan yang pas, kehamilan juga dipastikan dalam kondisi yang sehat sehingga ibu dan bayinya kuat untuk diajak traveling. Meskipun begitu traveling saat hamil memang perlu mendapat perhatian ekstra baik dari diri sang ibu sendiri dan pasangan. Jika memang bisa ditunda, ada baiknya seorang ibu memang tidak melakukan traveling lebih dahulu. Namun jika memang harus traveling dan tidak bisa ditunda, ada beberapa tips yang mungkin bermanfaat bagi ibu hamil yang hendak melakukan perjalanan ke suatu tempat tertentu. Apa saja itu?

Pilih destinasi traveling Anda dengan bijak

Ada baiknya ibu hamil memilih destinasi traveling Anda dengan bijak. Lebih disarankan untuk ibu hamil melakukan perjalanan domestik saja, yang tak mengharuskan Anda untuk duduk terlalu lama dalam kendaraan. Idealanya pilihlah destinasi traveling yang mengharuskan Anda untuk duduk selama 2 hingga 3 jam saja, ketika melakukan perjalanan dengan pesawat terbang. Sebenarnya Anda juga bisa melakukan perjalanan yang agak jauh, namun pastikan untuk beristirahat setelah beberapa jam sekali. Solusinya Anda bisa memilih penerbangan secara transit atau jika traveling dengan menggunakan mobil, sering-seringlah untuk berhenti di rest area. Jika Anda melakukan traveling untuk liburan, maka pastikan destinasi Anda ini dekat dengan rumah sakit setempat. Selain itu, hindari destinasi traveling dimana Anda harus divaksin terlebih dahulu dan sedang tidak terpapar suatu wabah tertentu. Karena itulah sebelum traveling, lakukan dulu research atau mencari informasi mengenai detail destinais traveling Anda ini. Namun yang terpenting, selalu pastikan untuk memeriksakan kondisi Anda terlebih dahulu, sebelum mmeutuskan untuk traveling.

Packing dengan bijak pula

Mengingat Anda traveling dalam keadaan hamil, hindarilah overpacking yang pastinya akan merepotkan diri Anda dan juga pasangan. Ibu hamil sebaiknya memilih barang yang-barang yang simple, namun bermanfaat untuk kebutuhan travelingnnya nanti. Pertama lihatlah dulu kondisi destinai traveling Anda. Bawalah banyak baju hangat ketika kan traveling ke tempat yang bersuhu dingin.

Hindari membawa higheels dan celana yang ketat, yang mungkin tak akan Anda kenakan di destinasi traveling Anda.

Jangan lupa untuk membawa lebih banyak sandal, sepatu keds atau flat shoes yang lebih nyaman untuk dikenakan oleh ibu hamil. Pilihlah pakaian yang longgar sehingga terasa lebih nyaman untuk dikenakan saat traveling. Jika Anda punya traveling untuk waktu yang lama, jangan lupa packing pakaian-pakaian yang lebih longgar untuk menghadapi kemungkinan kandungan Anda semakin membesar nantinya.

Jangan lupakan laporan pemeriksaan dan riwayat kesehatan Anda

Setiap kali memeriksakan kandungan, ibu hamil akan mendapatkan laporan mengenai pertumbuhan janinya dan kondisi kesehatanya sendiri. Ketika Anda hendak traveling, jangan lupa untuk membawa laporan atau medical record kesehatan dan pemerksaan Anda selama ini. Ini penting karena jika sewaktu-waktu kandungan Anda bermasalah dan perlu untuk menemui dokter, maka medical record ini akan sangat bermanfaat bagi dokter di destinasi traveling untuk melakukan tindakan medis seperti apa untuk Anda. Jangan lupakan pula asuransi kesehatan dan perjalanan yang akan sangat bermanfaat untuk memastikan Anda mendapatkan perawatan yang sesuai jika sewaktu-waktu dibutuhkan. Tak hanya itu jika Anda selama ini meerlukan obat atau multivitamin tertentu, jangan lupa untuk selalu membawanya ketika sedang traveling ini. Terakhir pastikan destinasi traveling Anda ini bukan di tempat yang terpencil, dan mudah untuk mencapai dokter atau rumah sakit terdekat.

Jangan stress, nikmati saja perjalanan Anda

Tak hanya kesehatan fisik, mental ibu hamil juga harus dalam kondisi stabil. Bukan tak mungkin yang namanya traveling itu bisa mebuat Anda menjadi stress dan tertekan. Saat packing saja kadang seorang traveler sudah merasa stres, lantaran bingung barang-barang apa saja yang harus dibawanya ketika traveling. Untuk ibu hamil, sebaiknya tenangkan diri Anda terlebih dahulu. Jangan stress, nikmati saja perajalanan apalagi jika Anda traveling bersama dengan pasangan. Apapaun moda transportasi yang Anda gunakan, jangan lupa untuk berdiri dan renggangkan tubuh Anda setiap beberapa jam sekali. Ketika dalam kereta atau pesawat, tak ada salahnya Anda berjalan-jalan sebentar untuk meregangkan tubuh yang penat. Ketika Anda merasa pinggang mulai sakit, letakkan bantal atau sweater yang digulung, guna membuat duduk Anda nyaman kembali. Anda juga bisa menikmati musik yang lembut atau melihat pemandangan di luar kendaraan, untuk mengalihkan fikiran agar tidak stres lagi selama dalam perjalanan.

Tips ketika melewati pemeriksaan di bandara

Ketika traveling dengan menggunakan pesawat terbang, Anda akan melewati pemeriksaan dengan metal detector di bandara untuk memastikan tak ada barang berbahaya yang disembunyikan di tubuh Anda. Banyak ibu hamil yang khwatir pemeriksaan dengan sinar X ini akan membahayakan janin yang mereka kandung. Meskipun banyak ahli yang menyebut pemeriksaan dengan sinar X ini tidak berbahaya untuk ibu dan janinya, namun tentu saja hal ini masih jadi perdebatan diantara para ilmuwan. Karena itulah jika Anda khawatir dan percaya pemeriksaan dengan metal detector ini akan berbahaya bagi janin, mintalah petugas wanita untuk melakukan pemeriksaan langsung pada Anda. Tak perlu khawatir sebab petugas bandara juga memahami kondisi ibu hamil ini, sehingga Anda tak masalah untuk meminta pemeriksaan langsung daripada harus melewati body scanner atau pemeriksaan sinar X ini.

Banyak-banyak minum air putih dan bawalah camilan yang sehat

Sebenarnya tak hanya untuk ibi hamil saja, ketika traveling pastikan tubuh selalu dalam kondisi terhidrasi. Mengkonsumsi air putih yang cukup tak hanya menghilangkan haus saja, namun punya manfaat untuk mencegah tubuh Anda mengalami dehidrasi. Tak terkecuali untuk ibu hamil ini. Meskipun ketika hamil Anda sering pergi ke toilet untuk buang air kecil, bukan berarti Anda harus membatasi untuk mengkonsumsi air putih. Apalagi ketika sedang traveling. Jangan lupa untuk selalu membawa air minum kemanapun Anda berpergian. Siapkan pula snack yang sehat seperti roti gandum atau buah-buahan, yang bisa dibawa ketika traveling. Saat traveling dengan pesawat, beberapa maskapai memperbolehkan ibu hamil untuk membawa snack sendiri ke kabin. Jika Anda khawatir mengalami mabuk perjalanan, hindarilah mengkonsumsi makanan yang mengandung rempah kuat sebelum memulai traveling ini.

Jangan paksakan diri Anda

Ingat kini Anda sedang hamil dan tentu saja traveling tak sebebas dulu lagi. Mungkin dulu Anda bisa bebas hiking atau menjelajah dari satu toko ke toko lain selama seharian untuk mencari perlengkapan fashion yang Anda sukai. Kini ketika Anda berbadan dua, ada baiknya tak memaksakan diri untuk melakukan hal tersebut. Nikmati saja waktu berjalan-jalan santai bersama dengan pasangan, berjemur di tepi pantai, atau hal-hal ringan lain yang menyenangkan dan tak terlalu menyita energi Anda. Ketika Anda sudah merasa lelah, segeralah kembali ke hotel atau tempat Anda menginap. Jangan memaksakan diri untuk terus menjelajah, mengingat kini ada buah hati yang juga menuntut perhatian ekstra dari Anda.

Perhatikan makanan yang Anda santap

Saat traveling, satu hal yang tak boleh dilewatkan adalah wisata kuliner. Meskipun kini Anda sedang hamil, namun bukan berati Anda tak bisa icip-icip kuliner di tempat tujuan traveling Anda itu. Namun ada baiknya Anda menghindari streetfood dimana makanan dimasak dan dijual secara bebas. Apalagi jika makanan tersebut tidak terbungkus dan dihidangkan begitu saja. Jika ingin tetap mencicipi streetfood, pastikan makanan yang Anda santap itu benar-benar bersih, tidak digoreng dalam minyak yang terlalu banyak, tidak mengandung banyak MSG dan pertimbangan-pertimbangan lainnya. Hindari makanan yang sangat pedas dengan rempah yang kuat, karena bukan tak mungkin akan membuat perut Anda bermasalah. Lebih banyak konsumsi buah dan sayuran, namun sebaiknya hindari yang tidak dimasak atau dihidangkan secara mentah. Hidangan laut boleh disantap, namun hindari sushi atau olahan ikan mentah karena dikhawatirkan akan membuat kandungan Anda menjadi bermasalah. Selain itu jangan lupa untuk selalu membawa botol minuman kemanapun Anda pergi, untuk menghindari tubuh mengalami dehidrasi. Sebaiknya Anda tidak minum dari tap water, karena dikhawatirkan beresiko mengandung bakteri yang mungkin bisa membahayakan diri Anda dan buah hati.

Sering-sering istirahat

Jika Anda traveling untuk tujuan liburan, sering-sering luangkan waktu untuk beristirahat. Tidak apa-apa bermanja-manja dengan pasangan, dan memintanya untuk kerap beritirahat mendampingi Anda. Namun bukan berarti Anda tidak boleh berkativitas ya selama traveling ini. Anda masih tetap bisa melakukan aktivitas seperti yoga, berenang atau berjalan-jalan namum sekali lagi jangan memaksakan diri dan banyak-banyaklah beristirahat disela-sela aktivitas traveling Anda ini.

Bersiaplah jadi pusat perhatian

Bersiaplah mendapat banyak perhatian ketika Anda sedang traveling, baik dari pasangan atau orang-orang disekitar Anda. Wanita hamil memang selalu terlihat istimewa, apalagi ketika Anda traveling ke negara di kawasan Asia dan Timur Tengah. Orang-orang disana sangat menghormati dan memberikan perhatian lebih pada ibu hamil. Jadi nikmati saja perhatian dan prioritas yang orang berikan untuk Anda ini

328

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here