Home Blog Page 54

Inilah  Cara  Efektif  Untuk  Mengatasi  Jet  Lag  Saat  Traveling 

0
Sumber: collective-evolution.com

Bagi Anda yang kerap melakukan perjalanan lintas negara atau bahkan lintas benua, tentu sudah akrab dengan yang namanya jet lag. Kadangkala fenomena jet lag ini membuat seorang merasa bingung  atau  bahkan sakit kepala, karena perbedaan waktu yang mencolok dari negara asal ke negara tujuan. Jet lag  sendiri kerap disebut sebagai salah satu hal paling menyebalkan yang harus dialami oleh traveler, yang  melakukan perjalanan lintas negara atau lintas benua  ini.

Namun apa sih sebenarnya jet lag itu? Secara singkat, jet lag bisa diartikan sebagai kebingungan atau  perasaan lelah akibat dari suatu perjalanan udara yang sangat panjang dan biasanya melintasi zona waktu  dunia. Sebagai akibatnya, tubuh mengalami shock atau ketidakmampuan untuk kembali beradaptasi atau menyesuaikan diri dengan zona waktu negara tujuan.

Sebagaimana kita tahu, dunia ini memiliki 24 jam zona waktu yang berbeda satu negara dengan yang lainnya. Hal ini membuat manusia secara otomatis menyesuaikan dengan ritme waktu 24 jam tersebut. Jadi bisa dibayangkan apa yang akan terjadi jika ritme 24 jam dari tubuh manusia itu terganggu atau secara tiba-tiba berubah secara signifikan?

Sebagai contoh, Anda melakukan perjalanan dari Jakarta menuju New  York pada hari Senin pagi. Namun Anda akan kaget saat menyadari bahwa saat sampai di New York, ternyata di sana masih hari Minggu  malam. Kebingungan yang berpadu dengan kelelahan karena perjalanan udara panjang inilah yang membuat seseorang mengalami jet lag ini. Menurut penilitian, semakin jauh perjalanan udara Anda dengan melintasi banyak zona waktu yang berbeda, maka jet lag yang Anda alami bisa sangat parah dan juga menganggu sekali.

Selain pusing, orang yang mengalami jet lag juga tak jarang akan kehilangan nafsu makan, mengalami ganguan pencernaan, mengalami demam dan jug  tekanan darah yang naik atau turun secara drastis; hingga tubuh kembali beradaptasi dengan zona waktu negara tujuan. Meskipun bisa dibilang tidak berbahaya, namun jet lag bisa menganggu aktivitas dan juga produktivitas Anda. Karena itulah, jet lag perlu segera diatasi sesampainya Anda di negara tujuan.

Ada banyak cara yang bisa Anda temukan di internet untuk mengatasi efek jet lag ini. Mulai dari menjaga pola makan dan istirahat, hingga harus datang ke dokter dan mendapat penanganan medis saat jet lag berlangsung selama beberapa hari dan juga menganggu aktivita sehari-hari. Lalu bagaimana cara yang efektif untuk mengatasi jet lag saat traveling ini? Seperti dilansir dari ricksteves.com, berikut ini ada beberapa tips bermanfaat untuk mengatasi atau setidaknya meminimalisir efek jet lag selama dalam perjalanan.

Jaga  kondisi  tubuh  dan  beristirahatlah  cukup  sebelum  melakukan  perjalanan

Sebelum  melakukan  perjalanan  yang  jauh,  pastikan  tubuh  Anda  dalam  kondisi  sehat  dan  juga  prima.  Apalagi  jika  Anda  melakukan  perjalanan  udara  yang  panjang  melintasi  benua  dan  juga  negara,  maka  pastikan  kondisi  tubuh  dalam  keadaan  prima  dan  juga  fit.  Memang  siapa  saja  bisa  terkena  jet  lag  saat  perjalanan  jauh  dengan  pesawat  ini.  Namun  setidaknya  saat  tubuh  Anda  sehat,  efek  yang  ditimbulkan  tidak  akan  terlalu  parah  dan  Anda  bisa  pulih  dengan  segera.

Bahkan  jika  memungkinkan,  lakukan  medical  check  up ringan  di  dokter  langganan  Anda,  untuk  memastikan  Anda  siap  secara  fisik  dan  juga  psikis  untuk  terbang  dengan  pesawat  dalam  tempo  waktu  yang  lama.  Selain  itu,  pastikan  Anda  cukup  beristirahat  sebelum  melakukan  perjalanan  yang  jauh  ini.  Paling tidak  48  jam  sebelum  penebangan, Anda  sudah  cukup  istirahat  dan  juga  tidur.

Selain  itu, pastikan  kondisi  psikis  Anda  siap  untuk  terbang.  Pastikan  Anda  tidak  dalam  keadaan stress  sebelum  terbang,  agar  efek  jet  lag  ini  tak  terlalu  menganggu  saat  Anda  tiba  di  negara  tujuan.

Gunakan  waktu  penerbangan  yang  lama  untuk  tidur  dan  istirahat

Biasanya  orang  yang  baru  pertama  melakukan  perjalanan  dengan  pesawat  ke  luar  negri,  akan  merasa  terlalu  tegang  dan  bersemangat  sehingga  dalam  pesawat  pun  mata  mereka  sulit  untuk  terpejam.  Padahal  waktu  perjalanan  yang  cukup  lama  ini,  bisa  Anda  manfaatkan  untuk  tidur  atau  beristirahat.  Tidur  cukup  di  pesawat  bisa  membantu  Anda  untuk  meminimalisir  efek  jet  lag  di  perjalanan.

Sebagai  tips  untuk  bisa  tidur  nyenyak  di  pesawat,  Anda  bisa  menggunakan  penutup  mata  dan  telinga  untuk  membuat  tidur  lebih nyaman.  Gunakan  pula  bantal  tidur  untuk  membuat  Anda  rileks  dan  tidur  lebih  nyaman  di  dalam  pesawat.  Selain  itu  ketika  pilot  mengumumkan  pesawat  akan  landing,  segera  aturlah  jam  tangan  Anda  sesuai  dengan  waktu  di  negara  tujuan.  Dengan  hal  Anda  akan  siap  ketika  sampai  di  tempat  tujuan,  dengan  efek  jet  lag  yang  tidak  terlalu  menganggu.

Jangan  langsung  tidur  saat  sampai  di  tujuan

Sebaiknya,  Anda  jangan  langsung  tidur  ketika  sampai  di  negara  tujuan.  Memang  tak  dapat  dipungkiri  bahwa  perjalanan  yang  panjang  dengan  kondisi  duduk  di  pesawat,  membuat  godaan  untuk  segera  merebahkan  diri  di  kasur  akan  terasa  sangat  menggoda.  Namun  jika  Anda  sampai  di  negara  tujuan  pagi  atau  siang  hari,  memaksakan  diri  untuk  tidur  justru  akan  membuat  tubuh  Anda  semakin  lelah  dan  efek  jet  lag  pun  semakin  parah.

Karena  itulah  jika  Anda  sampai  tujuan saat  siang  atau  pagi  atau  bahkan  sore  hari,  manfaatkanlah  waktu  untuk  jalan-jalan  dan  menikmati  udara  segar  hingga  waktu  malam  tiba.  Anda  bisa  jalan-jalan  menikmati  pemandangan  atau  area  sekitar,  sambil  menunggu  waktu  tidur  tiba.  Ingat  jam  biologis  manusia  pada  dasarnya  hanya  mengenal  waktu  malam  saja  untuk  tidur  dan  beristirahat.

Karena  itulah  untuk  membuat  efek  jet  lag  tidak  berkepanjangan  hingga  berhari-hari  lamanya,  nikmatilah  udara  segar  dulu  hingga  waktu  tidur  tiba  ketika  Anda  telah  sampai  di  tempat  tujuan  ini.

Atur  jadwal  perjalanan  agar  tak  sampai  di  tujuan  pada  malam  hari

Jika  memungkinkah,  pilihlah  penerbangan  yang  akan  membuat  Anda  sampai  saat  siang  hari.  Usahakan  untuk  memilih  jam  penerbangan,  yang  tak  akan  membuat  Anda  sampai  negara  tujuan  pada  malam  hari.  Jika  sampai  tujuan  saat  siang  hari,  Anda  masih  punya  banyak  waktu  untuk  menikmati  udara  segar  dan  meminimalisir  efek  jet  lag  selama  perjalanan.

Kurangi  konsumsi  alkolhol  dan  juga  kafein

Untuk  mendapatkan  waktu  tidur  dan  isirahat  yang  berkualitas,  sebaiknya  hindari  konsumsi  alkohol  dan  juga  kafein  selama  dalam  perjalanan.  Alkohol  dan  kafein  sama-sama  akan  membuat  Anda  sulit  untuk  tidur.  Sebaiknya  Anda  tidak  mengkonsumsi  kafein  atau  alkohol  3  jam  sebelum  jam  tidur  tiba.  Selain  itu,  jaga  kondisi  tubuh  selalu  dalam  kondisi  terhidrasi  sehingga  efek  jet  lag  tidak  akan  terlalu  mengganggu  kondisi  Anda.

Sangat  tidak  disarankan  untuk  mengkonsumsi  obat  tidur

Sumber: quora.com

Banyak  yang  bilang  untuk  membayar  hutang  tidur saat  dalam  perjalanan,  Anda  bisa  mengkonsumsi  pil  tidur  untuk  memudahkan  istirahat  saat  sampai  di  negara  tujuan.  Mengkonsumsi  pil  tidur  baik  selama  dalam  perjalanan  atau  ketika  sampai  di  tujuan,  bisa  berakibat  buruk  pada  kesehatan  Anda.  Anda  akan  bangun  dalam  kondisi  semakin  pusing  dan  juga  kebingungan.  Jika  Anda  benar-benar  lelah  dan  sangat  ingin  tidur,  lakukan  dengan  cara  selama mungkin  daripada  bergantung  pada  obat  tidur  untuk  membantu  mengatasi  jet  lag.

Obat  tidur  hanya  boleh  dikonsumsi  seizin  dokter  dan  bukan  membuat  Anda  tergantung  untuk  mengatasi  jet  lag  ini.

Jaga  pola  makan  Anda

Meskipun  tidak  terlalu  berselera,  segeralah  isi  perut  Anda  ketika  sampai  di  negara  tujuan.  Seperti  disebutkan  di atas,  jet  lag  bisa  mengakibatkan  pola  makan  seseorang  menjadi  terganggu.  Jika  dibiarkan,  maka  tentu  akan  berakibat  buruk  pada  kesehatan  Anda.  Karena itulah  sebisa  mungkin  selalu  jaga  pola  makan  Anda.  Ketika  sampai  tujuan,  segeralah  isi  perut  Anda  dengan  makanan  yang  menyegarkan  dan  membangkitkan  energi  Anda.  Jangan  lupa  banyak-banyak  konsumsi  air  mineral  untuk  mencegah  Anda  mengalami  dehidrasi.

Olahraga  juga  membantu  mengatasi  jet  lag

Sumber: everyhealth.com

Melakukan  olahraga  membuat  tubuh  mengeluarkan  endorphins, yang  membuat  Anda  merasa  rileks.  Karena  itulah  jika  Anda  tak  ingin  efek  jet  lag  berlangsung  terlalu  lama  dan  juga  menganggu,  maka  tak  ada  salahnya  melakukan  olahraga  saat  sampai  di  tujuan.

Selain  di hotel,  ada  banyak  bandara  di  negara  tujuan  yang  menyediakan  ruang  oleh  raga  bagi  penumpang.  Karena  itu  setelah  beristirahat  dan  memastikan  tubuh  Anda  siap,  Anda  mungkin  bsia  mampir  sebentar  untuk  melakukan  olahraga  guna  meminamilisir  efek  jet  lag  ini.

Pergi  ke  dokter  jika  efek  jet  lag  berlangsung  berhari-hari

Sebagian  orang  mungkin  akan  mengalami  efek  jet  lag  selama  beberapa  jam  saja.  Namun  ada  juga  orang  yang  hingga  berhari-hari  masih  merasakan  efek  jet  lag  ini.  Sensasi  pusing  atau  mual,  biasanya  akan  dirasakan  oleh  orang  selama  beberapa  hari  saat  mengalami  jet  lag  ini.

Kondisi  tubuh  yang  kurang  fit  dan  juga  masalah  psikis,  tak  jarang  membuat  efek  jet  lag  ini  berlangsung  lebih  lama  dari  biasanya.  Karena  itulah  Anda  bisa  mendatangi  dokter  saat  jet  lag  berlangsung  berhari-hari  dan  menganggu  aktivitas  Anda.  Dokter  akan  memberikan  solusi  atau  obat  apa  yang  harus  Anda  konsumsi  untuk  mengatasi  efek  jet  lag  yang  membandel  ini.

Istirahat  yang  cukup

Jet  lag  memang  menjadi  salah  satu  efek  traveling  dengan  pesawat  yang  sulit untuk  dihindari.  Namun  bukan  berarti  Anda  tak  bisa  mengatasinya.  Salah  satu  cara  paling  efektif  adalah dengan  istirahat  yang  cukup.  Saat  malam  tiba,  jangan  tunda  waktu  tidur  Anda.  Segera  matikan  lampu  kamar,  gadget,  dan  juga  barang  elektronik  Anda  dan  bersiaplah  untuk  tidur.  Dengan  tidur  cukup  pasca  perjalanan  panjang  dengan  pesawat,  maka  ketika  bangun  tubuh  Anda  sudah  segar  dan  siap  beraktivitas  seperti  biasanya.

Fenomena  jet  lag  saat  traveling  memang  tidak  mudah  untuk  dihindari.  Bahkan  orang  yang  biasa  melakukan  perjalanan  panjang  lintas  benua  pun,  masih  merasakan  lelah  dan  pusing  ketika  mengalami  jet  lag  ini.  Meskipun  begitu,  Anda  tetap  punya  peluang  untuk  meminimalisir  efek  jet  lag  saat  traveling.  Intinya  saat  traveling,  pastikan  Anda  sudah  siap  fisik  dan  mental  apalagi  jika  ini  adalah  perjalanan  jauh  yang  cukup  lama  dengan  menggunakan  pesawat.

Jangan  terlalu  stress  atau  tegang  sehingga  perjalanan  jadi  lebih  relaks  serta  menyenangkan,  dan  Anda  bisa  dengan  tenang  beristirahat  di  pesawat.  Jaga  juga  kesehatan  fisik  Anda,  agar  efek  jet  lag  saat  traveling  ini  tak  terlalu  menganggu  dan  bisa  diatasi  dalam  tempo  waktu  yang  singkat.

20 Tips Bermanfaat Buat Kamu yang Baru Pertama Kali Traveling ke Luar Negeri

0
Sumber: aviationcv.com

Siapa sih yang tidak ingin jalan-jalan atau traveling ke luar negeri? Meskipun negeri kita ini memiliki ribuan destinasi wisata yang indah dan mempesona, namun tentu saja keinginan untuk bisa traveling ke luar negeri ada di benak setiap orang. Apalagi ada beberapa hal di luar negeri yang jarang atau nyaris tak bisa kita jumpai di negeri ini. Seperti fenomena melihat salju misalnya. Sebagai negara tropis, mustahil memang untuk melihat salju di Indonesia kecuali jika kita melakukan pendakian ke puncak Jaya, Irian Jaya. Karena itulah perjalanan melihat salju, menjadi impian banyak orang yang tinggal di negara tropis seperti Indonesia.

Alasan lain melakukan tarveling ke luar negeri, kadang kala berhubungan dengan nilai spriritual juga. Sebagai contoh, umat Muslim akan melakukan umroh dan perjalanan haji ke Mekkah Al Mukaromah. Atau umat Nasrani yang melakukan perjalanan religi ke Bethlehem atau Vatikan, sebagai tempat suci untuk agama mereka. Biasanya selain beribadah, perjalanan ini juga disertai kegiatan wisata dan jalan-jalan mengasyikan bagi mereka yang menjalaninya.

Selain mengasyikan, perjalanan keluar negeri juga membuat banyak orang menjadi tegang dan juga gugup. Apalagi jika ini adalalah kali pertama Anda melakukan perjalanan ke luar negeri. Perasan tegang, was-was, takut dan tak tahu apa yang dilakukan saat sampai di negara tujuan tak jarang dirasakan oleh mereka yang baru pertama kali melakukan perjalanan internasional ini. Nah jika Anda baru pertama kali melakukan traveling ke luar negeri, 20 tips perjalanan internasional seperti dikutip dari travelzoo.com ini akan sangat bermanfaat untuk Anda.

Pastikan Anda dalam keadaan yang fit dan prima saat melakukan perjalanan

Periksa kesehatan dan dapatkan vaksin, untuk mencegah Anda tertural virus atau penyakit saat sedang traveling ke negara asing. Jika Anda memiliki penyakit bawaan, jangan lupa membawa obat secukupnya untuk perjalanan Anda ini.

Bawa foto copy passport, kartu identitas dan dokumen penting lainnya

Sumber: cruiseable.com

Passport menjadi dokumen penting bagi Anda yang melakukan perjalanan ke luar negeri. Karena itulah jangan lupa untuk membawa foto copy passport dan surat-surat penting lainnya. Kemungkinan terburuknya jika passport Andah hilang atau dicuri, maka Anda masih memiliki copy yang akan membantu proses imigrasi berjalan lancar dan tanpa hambatan.

Tinggalkan juga foto copy passport Anda di rumah

Selain dibawa traveling, Anda juga sebaiknya meninggalkan foto copy pasport di rumah atau ditangan orang yang Anda percayai. Hal ini bermanfaat untuk menjadi cadangan jika passport asli atau fotocopy milik Anda hilang saat traveling. Selain hard copy, Anda juga bisa menyimpan copy pasport dan dokumen penting ini dlalam betuk file yang bisa disimpan di email atau Dropbox smartphone Anda.

Beritahu kedutaan mengenai kepergian Anda

Tak ada salahnya untuk menjalin komunikasi dengan kedutaan tentang perjalanan Anda ini keluar negeri. Hal ini akan bermanfaat untuk membantu Anda, jika negara yang dituju ternyata mengalami konflik atau bencana.

Perhatikan nilai tukar uang di negara tujuan

Sebelum berangkat traveling ke luar negeri, sebaiknya Anda mengetahui mengenai nilai tukar mata uang di negara tujuan. Informasi mengenai nilai tukar bisa dengan mudah Anda temui di Internet. Hal in penting sebab setiap negara, tentu punya nilai tukar mata uang yang berbeda dengan negara kita.

Pastikan kartu kredit atau ATM Anda berfungsi di luar negeri

Untuk mencegah Anda membawa banyak uang tunai saat traveling ke luar negeri, kartu keredit dan ATM bisa untuk digunakan. Namun pastikan kartu kredit dan ATM Anda bisa digunakan di luar negeri atau di negara tujuan. Anda bisa mendatangi Bank langganan terlebih dahulu, untuk memastikan apakah kartu kredit dan ATM bisa digunakan secara internasional.

Pilih bank atau ATM untuk menarik uang tunai

Saat sedang di luar negeri, Anda tentu wajib untuk menggunakan mata uang setempat. Namun disarankan untuk memilih ATM atau bank saja untuk melakukan penarikan tunai, sebab jika memilih money changer; Anda akan dikenakan sejumlah potongan yang bisa jadi memberatkan diri Anda sendiri.

Siapkan uang cash lokal

Saat traveling ke luar negeri, Anda wajib memiliki sejumlah uang cash atau tunai lokal untuk bertransaksi di sana. Ini karena tidak semua tempat menerima pembayaran dengan kartu kredit. Karena itulah untuk berjaga-jaga, jangan lupa memiliki sejumlah uang tunai untuk keperluan Anda selama berada di negara tujuan.

Hubungi bank Anda sebelum traveling ke luar negeri

Beberapa bank akan menduga terjadi kecurangan jika mendadak Anda melakukan sebuah transaksi di luar negeri. Karena itulah untuk menghindari masalah dan kesalah pahaman, tak ada salahnya untuk menghubungi bank langganan agar transkasi yang terjadinya nantinya tetap ilegal dan tanpa hambatan.

Ketahui apakah negara tujuan menerapkan pajak masuk atau tidak

Sebagian negara di dunia ini menerapkan bea pajak masuk untuk wisatawan yang datang berkunjung. Nilainya pun bervariasi tergantung kebijakan negara itu sendiri. Karena itulah cari informasi apakah negara yang Anda kunjungi ini menerapkan pajak masuk atau tidak, sehingga budgetnya bisa Anda sesuaikan sebelum berangkat.

Reservasi tiket jauh-jauh hari

Tak ada salahnya bagi Anda untuk reservasi tiket jauh-jauh hari sebelum berangkat. Ini untuk menghindari Anda kehabisan tiket jika booking secara mendadak beberapa hari sebelum keberangkatan. Apalagi jika musim liburan tiba, maka tak jarang tiket penerbangan ke luar negeri pun akan habis terjual. Jika Anda tak mau ribet mengantri, kini banyak sekali aplikasi yang menawarkan kemudahan untuk booking tiket bahkan hotel untuk kenyamanan traveling Anda ke luar negeri.

Miliki juga buku panduang perjalanan

Untuk yang baru pertama kali jalan-jalan ke luar negeri, memiliki buku panduan perjalanan adalah wajib hukumnya. Buku panduan ini juga dilengkapi dengan peta yang akan memudahkan Anda untuk menjelajah. Buku panduan juga akan memberikan informasi mendetail, tentang negara yang Anda kunjungi ini. Selain itu, download pula aplikasi yang bermanfaat untuk traveling, seperti aplikasi penerjemah untuk memudahkan komunikasi dengan penduduk lokal.

Cari informasi mengenai event seru di negara tujuan

Untuk yang baru pertama kali ke luar negeri, jangan sampai melewatkan event-event seru di negara yang Anda kunjungi ini. Cari informasi sebanyak-banyaknya mengenai event seru yang bisa Anda kunjungi baik secara gratis atau berbayar, saat Anda tengah travelling di negara tujuan ini.

Jangan lupa perlengkapan komunikasi dan elektronik Anda

Tentu Anda tak ingin bukan laptop dan smartphone mati saat sedang traveling ke luar negeri? Mungkin bisa membeli charger atau earphone di negara tujuan, tapi tentu harganya tak akan murah. Karena itulah jangan lupa bawa peralatan dan perlengkapan komunikasi serta gadget Anda saat sedang traveling ini.

Pastikan gadget yang Anda bawa bisa digunakan di luar negeri

Beberapa orang membagi pengalaman mereka, saat barang elektronik tak bisa di-charger sebab penginapan di negara tujuan memiliki daya listrik yang terlalu rendah . Karena itu, pastikan gadget yang Anda bawa punya adapter sehingga tetap bisa digunakan dan dicas saat traveling.

Pastikan juga gadget Anda bisa dipakai di luar negeri

Anda harus mematsikan smartphone yang Anda miliki bisa digunakan atau diaktifkan ke luar negeri. Karena itulah Anda bisa memilih kartu dari provider lokal, atau menggunakan jaringan WiFi untuk tetap membuat smartphone Anda bisa digunakan di negara tujuan. Namun kini banyak pula provider dari Indonesia yang kartunya bisa tetap diaktifkan di luar negeri, tentu dengan biaya yang lebih mahal daripada ketika Anda menggunakanya saat sedang berada di dalam negeri.

Download aplikasi traveling yang bermanfaat

Sumber: slashgear.com

Kini banyak sekali aplikasi yang membantu Anda saat melakukan traveling ke luar negeri. Mulai dari aplikasi booking tiket, kamar hotel, terjemahan dan banyak hal lain ditawarkan oleh aplikasi perjalanan ini. Pilih salah satu dengan review terbaik, agar Anda bisa nyaman menggunakannya saat traveling secara internasional.

Bawa barang seperlunya

Untuk yang baru pertama traveling ke luar negeri, mungkin bingung dengan barang-barang apa yang musti Anda bawa dan siapkan. Prinsipnya, sebaiknya Anda membawa barang seperlunya saja untuk menghindari pembengkakan pembayaran cargo di pesawat. Selain itu barang yang simple akan memudahkan Anda untuk mengawasinya. Anda juga harus menyiapkan pakaian sesuai dengan negara tujuan. Misalnya mantel dan jaket tebal saat liburan ke Eropa, atau baju yang nyaman dan mudah menyerap keringat saat Anda traveling ke negara beriklim tropis.

Sesuaikan barang yang Anda bawa dengan biaya cargo di pesawat

Setiap maskapai penerbangan punya kebijakan berbeda-beada mengenai biaya cargo yang dibawa penumpang. Ada yang menggratiskan hingga 20 kg, namun ada juga yang kurang dari itu cargo dipungut biaya per-kilonya. Karena itulah jika Anda tak mau kehilangan banyak uang saat pertama traveling ke luar negeri, usahakan untuk tak membawa barang atau oleh-oleh yang berlebihan. Cari tahu pula berapa bea cargo dari maskapai penerbangan yang Anda pilih, agar budget bisa diatur dan juga disesuaikan.

Bawa bekal makanan secukupnya

Anda pernah melihat calon jemaah haji membawa banyak lauk pauk kering sebelum terbang ke Mekkah atau Madinah? Ya orang Indonesia memang dikenal dengan lidah mereka yang terbiasa dengan hidangan dengan rempah-rempah yang kuat. Karena itulah tak ada salahnya saat traveling, Anda bisa membawa bahan makanan untuk menghindari ketidak cocokan kuliner di negara tujuan dengan lidah Anda. Makanan yang dimasak kering seperti rendang, abon atau sambal goreng; bisa dibawa untuk bekal perjalanan ke luar negeri. Namun ingat jangan berlebihan sebab nantinya akan membuat bengkak biaya cargo barang bawaan Anda di pesawat.

Bagaimana sudah siap melakukan perjalanan ke luar negeri untuk pertama kali, setelah mengetahui dan membaca 20 tips tersebut di atas? Jangan khawatir Anda bisa mendapatkan banyak informasi bermanfaat mengenai negara yang baru Anda kunjungi ini di internet. Namun jika Anda masih ragu untuk jalan-jalan ke luar negeri untuk pertama kali, Anda bsia mengajak teman atau kerabat yang sudah pernah traveling sebelumnya untuk menbuat Anda merasa nyaman saat menjelajah di negara tujuan.

12 Tips Penting dan Aman Bagi Cewek Yang Ingin Traveling Sendiri

0
Sumber: herpackinglist.com

Jakarta, Tamasya – Istilah solo traveling atau traveling seorang diri memang tengah populer belakangan ini. Alih-alih mengajak teman dalam perjalanan, belakangan ini banyak orang yang memilih untuk melakukan perjalanan seorang diri alias solo traveler.
Meskipun traveling beramai-ramai memang terlihat lebih asyik dan menyenangkan, beberapa orang justru memilih untuk melakukan perjalanan seorang diri meskipun jarak yang mereka tempuh terbilang cukup jauh dan memakan waktu berhari-hari.

Fenomena solo traveller tak hanya dilakukan oleh kaum pria saja loh. Ternyata banyak juga kaum hawa yang punya keberanian lebih, untuk melakukan solo traveling ini. Memang bagi sebagian perempuan melakukan solo traveling terbilang penuh resiko dan juga bahaya. Perempuan lebih rawan jadi korban kejahatan dan juga kekerasan. Apalagi jika ia melakukan perjalanan di kota dan negara asing, yang terkenal kurang ramah pada wisatawan wanita. Meskipun begitu, bukan berarti perempuan tidak punya kesempatan untuk melakukan solo traveling bahkan hingga keliling dunia.

Bahkan banyak perempuan yang sukses melakukan perjalanan seorang diri keliling dunia, dengan selamat dan juga tanpa halangan yang berarti. Nah jika kamu punya keinginan untuk melakukan solo traveling alias jalan-jalan seorang diri, ada 12 tips aman bagi wanita yang ingin jadi solo traveler seperti dikutip dari adventurouskate.com.

Kenali dulu destinasi yang kamu tuju

Sumber: flipkey.com

Pertama sebelum memutuskan untuk melakukan solo traveling, sebaiknya kamu mengenali dahulu destinasi yang bakal kamu tuju ini. Lakukan research dan kumpulkan info mengenai tempat-tempat yang bakal kamu tuju nantinya. Kenali mengenai keadaan alam, kultur budaya dan juga masyarakatnya.

Carilah info apakah negara atau tempat tersebut, cukup ramah pada wisatawan perempuan. Jika tidak, sebaiknya kamu urungkan diri untuk pergi ke tempat tersebut. Namun jika kamu nekat ingin pergi ke sana, ketahui bagaimana meminta pertolongan dari penduduk lokal jika suatu masalah terjadi pada kamu nantinya.

Cari info selengkap-lengkapnya, sebagai bekal informasi bermanfaat saat kamu melakukan perjalanan seorang diri nantinya. Cari informasi mengenai penginapan, tempat wisata dan juga jalur transportasi aman yang bisa kamu lalui nantinya.

Jangan gunakan perhiasan berlebihan atau mencolok

Sebagian perempuan memang tak bisa lepas dari yang namanya perhiasan bling bling dan berkilau. Tapi sebaiknya lepaskan dan tinggal dirumah saja semua perhiasan yang kamu kenakan, saat memutuskan untuk melakukan solo traveling ini. Perhiasan yang kamu pakai akan mengundnag orang untuk berbuat jahat nantinya. Apalagi perempuan memang tekesan lemah dan juga tak akan melawan saat harta bendanya dirampas.

Bawa barang seperlunya, dan jangan tinggalkan bawaan kamu sembarangan

Perempuan dikenal lebih ribet saat berpergian. Banyak benda yang harus dibawa masuk ke dalam koper atau ranselnya. Namun untuk kamu yang memutuskan menjadi solo traveler, sebaiknya pilih saja barang penting yang akan bermanfaat nantinya. Tinggalkan peralatan make up atau sepatu high heels kamu di rumah.

Kamu masih bisa membawa make up, tapi seperlunya saja dan sesuaikan dengan tempat yang jadi tujuan kamu nantinya. Selain itu, jangan ceroboh dan pastikan barang-barang kamu bawa selalu dekat denganmu. Saat ini, banyak traveler yang membawa smartphone, kamera DSLR, tripod dan bahkan laptop yang tak bisa dibilang murah haragnya. Hal itu cukup dimengerti, sebab siapa saja ingin mengabadikan perjalanan mereka. Karena itulah jika kamu membawa peralatan tersebut, pastikan barang-barang yang kamu bawa ini tidak diletakkan sembarangan dan lepas dari pengawasan kamu.

Selain itu pastikan dokumen penting seperti passport dan kartu identitas, dimasukkan dalam tas yang tak pernah lepas dari tubuh kamu. Selain itu, kamu juga bisa menyimpan passport atau dokumen penting dalam bentuk file di smartphone. Artinya jika kemungkinann terburuk surat-suratmu itu hilang, maka kamu masih punya copy file yang bisa digunakan dalam keadaan darurat.

Lakukan penarikan uang secukupnya

Berbekal ATM berlogo MasterCard, tentu saja kamu bisa melakukan penarikan uang dimana saja di berbagai belahan dunia ini. Namun sebaiknya, lakukan penarikan uang secukupnya saja. Jangan berlebihan menyimpan uang tunai, karena bisa jadi ini akan mengundang orang untuk berbuat jahat padamu. Selain itu jangan masukan semua uang tunai dalam dompet kamu. Pisahkan uang tunai di berberapa bagian dalam ransel sehingga jika dompetmu dicopet, maka kamu masih punya cadangan uang yang bisa digunakan nantinya.

Jangan mudah percaya pada orang asing yang baru kamu kenal

Memang benar biasanya para traveler yang melakukan perjalanan seorang diri, akan dekat dengan rekan senasib yang mereka temui dalam perjalanan. Meskipun merasakan nasib yang sama, bukan berarti kamu bisa percaya begitu saja dengan orang asing yang baru dikenal.

Dewasa ini banyak orang jahat yang berpura-pura menjadi traverel, untuk merampok atau mengambil barang berharga milik wisatawan. Jangan sekali-kali kamu membagi informasi pribadi atau menitipkan barang-barang kamu, pada orang yang baru dikenal. Bukanya bermaksud tidak sopan, namun sebagai wanita kamu memang perlu lebih berhati-hati pada orang asing yang baru dikenal.

Perhatikan makanan dan minuman yang kamu konsumsi

Ada dua alasan mengapa kamu perlu memperhatikan makanan dan minuman yang kamu konsumsi selama perjalanan. Pertama makanan dan minuman yang kamu konsumsi di perjalanan, tentu tidak bsia terjamin kebersihanya. Karena itu pilihlah makanan dan minuman yang memiliki kemasan yang masih sempurna dan juga rapat. Jika ingin icip-icip street food, maka pastikan lambungmu kuat atau kamu tidak memiliki alergi pada makananan dan minuman yang kamu coba.

Alasan kedua sebagai wnaita, kamu rawan jadi korban kejahatan seksual. Bukanya tak mungkin ada pria iseng yang memasukan semacam obat, pada makanan dan minuman yang kamu konsumsi. Karena itu seperti poin sebelumnya, jangan mudah percaya pada orang asing apalagi menerima makanan dan minuman yang diberikan oleh mereka. Jangan minum alkohol jika kamu tidak biasa mengkonsumsinya. Saat diajak makan atau minum bersama teman seperjalananmu, pastikan kamu memilih sendiri makanan atau minuman yang akan kamu santap nantinya.

Perhatikan pakaian yang kamu kenakan

Di beberapa negara barat sana, wanita yang memakai pakaian terbuka memang hal biasa dan wajar-wajar saja. Namun hal itu tidak berlaku jika kamu melakukan perjalanan di beberapa negara di Asia. Pakaian sopan yang tidak terlalu terbuka, wajib untuk kamu kenakan. Apalagi jika kamu melakukan perjalanan di negara yang mayoritas adalah Muslim, maka mengenakan pakaian tertutup wajib untuk kamu pakai. Selain untuk menghormati budaya lokal, mengenakan pakaian yang tertutup akan membuat kamu lebih aman dari ancaman kejahatan dan kekerasan seksual.

Sebisa mungkin, berbaurlah dengan penduduk sekitar

Ungkapan ͞dimana bumi dipijak, disitu langit dijunjung menjadi salah satu kunci agar solo traveling kamu lebih nyaman dan juga menyenangkan. Artinya kamu wajib untuk menghormati dan mengikuti adat serta kebiasaan tempat yang kamu tuju saat traveling ini.

Sebisa mungkin berbaurlah dengan penduduk sekitar, dan belajar sedikit-sedikit mengenai budaya mereka. Bersikap ramah dan santun dengan penduduk lokal, akan membuat kamu lebih diterima oleh masyarakat sekitar. Selain itu penduduk lokal tak akan sungkan untuk menolong kamu, jika sesuatu atau hal buruk terjadi selam perjalanan.

Bersikaplah percaya diri

Apa yang membuat seorang wanita rawan menjadi korban kejahatan? Ya karena wanita tersebut menunjukkan sisi lemah dalam diri mereka sendiri. Karena itulah selama perjalanan, sebaikanya tunjukkan sikap percaya diri dan juga berani dari diri kamu. Dalam perjalanan, angkat kepalamu dan tegakan bahumu.

Berjalanlah dengan mantap namun santai, seolah kamu tahu lokasi mana yang bakal kamu tuju nantinya. Jangan hiraukan jika ada orang yang menggodamu di jalanan, namun jangan pula bersikap kasar pada mereka. Jika tersesat, jangan tunjukkan wajah panik atau ketakutan.

Tetaplah bersikap tenang, dan jangan sembarangan menerima bantuan dari orang asing. Kamu bisa menyingkir sementara dalam kafe pinggir jalan untuk membaca peta yang kamu bawa. Kamu juga harus menayakan alamat pada orang yang dapat dipercaya seperti polisi atau petugas keamanan.

Jangan lupa kabari orang terdekat mengenai keberadaanmu

Sebagian orang memilih untuk melakukan perjalanan sendirian, karena ingin menenangkan diri mereka dari suatu masalah. Misalnya kamu baru putus dari cowokmu, maka kamu memutuskan untuk jalan-jalan sendiri ke Bali untuk menenangkan diri.

Meskipun begitu bukan berati kamu memutus dirimu dengan orang-orang disekitarmu. Memutuskan komunikasi sama sekali saat kamu traveling seorang diri bukanlah hal yang bijak. Setidaknya, selalu kabari keluarga atau teman dekatmu mengenai keberadaanmu saat ini. Beri tahu mereka mengenai lokasimu saat ini.

Hal ini penting sebab seandainya terjadi hal buruk misalnya bencana, orang terdekatmu bisa tahu dimana keberadaanmu dan mereka tidak was-was untuk menanti kabar dari kamu.

Asuransi perjalanan itu penting

Sumber: upgradedpoints.com

Sebelum memutuskan untuk melakukan perjalanan seorang diri, sebaiknya pilihlah asuransi perjalanan yang terpercaya dan juga tepat. Apalagi jika kamu melakukan perjalanan ke tempat yang terbilang rawan dan juga ekstrem. Asuransi perjalanan itu penting untuk melindungi kamu nantinya.

Misalnya jika koper atau barang yang kamu bawa hilang, maka kamu tak merasa terlalu merugi sebab kehilangan telah ditanggung oleh perusahaan asuransi yang kamu pilih. Atau jika kemungkinan terburuk kamu mengalami luka parah hingga meninggal dunia, maka perusahaan asuransi akan membantu keluarga dan ahli waris untuk membawa jenazahmu kembali ke rumah.

Kini banyak sekali perusahaan yang menawarakan asuransi bagi mereka yang melakukan perjalanan keliling dunia. Pilihlah perusahaan asuransi yang terpercaya dan juga memiliki reputasi bagus. Baca setiap detail perjanjian, sebelum kamu menanda tangani polis asuransi perjalanan tersebut.

Selalu simpan nomor darurat untuk dihubungi

Terakhir jangan lupa untuk menyimpan nomor-nomor penting, jika hal buruk terjadi pada kamu selama dalam perjalanan ini. Jika melakukan traveling ke luar negri, nomor kedutaan atau Konjen Indonesia di negara tujuan wajib untuk kamu simpan. Pihak Konsulat Jendral akan melakukan pendampingan, jika ada wisatawan Indonesia yang mengalami masalah di suatu negara asing yang masih punya hubungan diplomatik dengan negara ini. Selain itu nomor-nomor darurat seperti kepolisian dan juga rumah sakit wajib pula untuk kamu miliki. Kamu bisa menagkses nomor-nomor penting tersebut dengan mencarinya di internet.

Traveling Aman Saat Hamil Dengan 10 Tips Berikut Ini

0

Jakarta, Tamasya – Seorang perempuan yang sedang hamil memang sangat tidak dianjurkan untuk melakukan perjalanan yang jauh. Namun mungkin karena satu dan lain hal, bukan tak mungkin seorang wanita hamil ini harus melakukan traveling mengikuti sang suami ke tempat tertentu. Seperti mudik untuk hari raya misalnya. Tentu saja jika kandungan Anda sudah tua dan mendekati hari lahir, sangat tidak disarankan untuk melakukan traveling meski didampingi oleh suami. Ada baiknya bagi Anda untuk menunda traveling terlebih dahulu sementara waktu, hingga sang buah hati lahir dan cukup umur untuk diajak traveling. Ini penting sebab wanita yang tengah hamil tua sangat rentan dan rawan untuk traveling ke tempat yang jauh. Selain dikhawatirkan terjadi kontraksi di jalan, keselamatan ibu dan bayi yang dikandungnya juga jadi hal yang sangat diperhatikan.

Meskipun begitu ibu yang sedang hamil sebenarnya masih boleh traveling, asal usia kandunganya tak terlalu muda atau tak terlalu tua pula. Usia kehamilan yang masih diperbolehkan untuk traveling adalah sekitar minggu ke-14 sampai minggu ke-28 kehamilan. Selain itu, ibu harap memeriksakan kesehatanya terlebih dahulu dan mendengar saran dokter apakah ia boleh traveling atau tidak. Selain usia kandungan yang pas, kehamilan juga dipastikan dalam kondisi yang sehat sehingga ibu dan bayinya kuat untuk diajak traveling. Meskipun begitu traveling saat hamil memang perlu mendapat perhatian ekstra baik dari diri sang ibu sendiri dan pasangan. Jika memang bisa ditunda, ada baiknya seorang ibu memang tidak melakukan traveling lebih dahulu. Namun jika memang harus traveling dan tidak bisa ditunda, ada beberapa tips yang mungkin bermanfaat bagi ibu hamil yang hendak melakukan perjalanan ke suatu tempat tertentu. Apa saja itu?

Pilih destinasi traveling Anda dengan bijak

Ada baiknya ibu hamil memilih destinasi traveling Anda dengan bijak. Lebih disarankan untuk ibu hamil melakukan perjalanan domestik saja, yang tak mengharuskan Anda untuk duduk terlalu lama dalam kendaraan. Idealanya pilihlah destinasi traveling yang mengharuskan Anda untuk duduk selama 2 hingga 3 jam saja, ketika melakukan perjalanan dengan pesawat terbang. Sebenarnya Anda juga bisa melakukan perjalanan yang agak jauh, namun pastikan untuk beristirahat setelah beberapa jam sekali. Solusinya Anda bisa memilih penerbangan secara transit atau jika traveling dengan menggunakan mobil, sering-seringlah untuk berhenti di rest area. Jika Anda melakukan traveling untuk liburan, maka pastikan destinasi Anda ini dekat dengan rumah sakit setempat. Selain itu, hindari destinasi traveling dimana Anda harus divaksin terlebih dahulu dan sedang tidak terpapar suatu wabah tertentu. Karena itulah sebelum traveling, lakukan dulu research atau mencari informasi mengenai detail destinais traveling Anda ini. Namun yang terpenting, selalu pastikan untuk memeriksakan kondisi Anda terlebih dahulu, sebelum mmeutuskan untuk traveling.

Packing dengan bijak pula

Mengingat Anda traveling dalam keadaan hamil, hindarilah overpacking yang pastinya akan merepotkan diri Anda dan juga pasangan. Ibu hamil sebaiknya memilih barang yang-barang yang simple, namun bermanfaat untuk kebutuhan travelingnnya nanti. Pertama lihatlah dulu kondisi destinai traveling Anda. Bawalah banyak baju hangat ketika kan traveling ke tempat yang bersuhu dingin.

Hindari membawa higheels dan celana yang ketat, yang mungkin tak akan Anda kenakan di destinasi traveling Anda.

Jangan lupa untuk membawa lebih banyak sandal, sepatu keds atau flat shoes yang lebih nyaman untuk dikenakan oleh ibu hamil. Pilihlah pakaian yang longgar sehingga terasa lebih nyaman untuk dikenakan saat traveling. Jika Anda punya traveling untuk waktu yang lama, jangan lupa packing pakaian-pakaian yang lebih longgar untuk menghadapi kemungkinan kandungan Anda semakin membesar nantinya.

Jangan lupakan laporan pemeriksaan dan riwayat kesehatan Anda

Setiap kali memeriksakan kandungan, ibu hamil akan mendapatkan laporan mengenai pertumbuhan janinya dan kondisi kesehatanya sendiri. Ketika Anda hendak traveling, jangan lupa untuk membawa laporan atau medical record kesehatan dan pemerksaan Anda selama ini. Ini penting karena jika sewaktu-waktu kandungan Anda bermasalah dan perlu untuk menemui dokter, maka medical record ini akan sangat bermanfaat bagi dokter di destinasi traveling untuk melakukan tindakan medis seperti apa untuk Anda. Jangan lupakan pula asuransi kesehatan dan perjalanan yang akan sangat bermanfaat untuk memastikan Anda mendapatkan perawatan yang sesuai jika sewaktu-waktu dibutuhkan. Tak hanya itu jika Anda selama ini meerlukan obat atau multivitamin tertentu, jangan lupa untuk selalu membawanya ketika sedang traveling ini. Terakhir pastikan destinasi traveling Anda ini bukan di tempat yang terpencil, dan mudah untuk mencapai dokter atau rumah sakit terdekat.

Jangan stress, nikmati saja perjalanan Anda

Tak hanya kesehatan fisik, mental ibu hamil juga harus dalam kondisi stabil. Bukan tak mungkin yang namanya traveling itu bisa mebuat Anda menjadi stress dan tertekan. Saat packing saja kadang seorang traveler sudah merasa stres, lantaran bingung barang-barang apa saja yang harus dibawanya ketika traveling. Untuk ibu hamil, sebaiknya tenangkan diri Anda terlebih dahulu. Jangan stress, nikmati saja perajalanan apalagi jika Anda traveling bersama dengan pasangan. Apapaun moda transportasi yang Anda gunakan, jangan lupa untuk berdiri dan renggangkan tubuh Anda setiap beberapa jam sekali. Ketika dalam kereta atau pesawat, tak ada salahnya Anda berjalan-jalan sebentar untuk meregangkan tubuh yang penat. Ketika Anda merasa pinggang mulai sakit, letakkan bantal atau sweater yang digulung, guna membuat duduk Anda nyaman kembali. Anda juga bisa menikmati musik yang lembut atau melihat pemandangan di luar kendaraan, untuk mengalihkan fikiran agar tidak stres lagi selama dalam perjalanan.

Tips ketika melewati pemeriksaan di bandara

Ketika traveling dengan menggunakan pesawat terbang, Anda akan melewati pemeriksaan dengan metal detector di bandara untuk memastikan tak ada barang berbahaya yang disembunyikan di tubuh Anda. Banyak ibu hamil yang khwatir pemeriksaan dengan sinar X ini akan membahayakan janin yang mereka kandung. Meskipun banyak ahli yang menyebut pemeriksaan dengan sinar X ini tidak berbahaya untuk ibu dan janinya, namun tentu saja hal ini masih jadi perdebatan diantara para ilmuwan. Karena itulah jika Anda khawatir dan percaya pemeriksaan dengan metal detector ini akan berbahaya bagi janin, mintalah petugas wanita untuk melakukan pemeriksaan langsung pada Anda. Tak perlu khawatir sebab petugas bandara juga memahami kondisi ibu hamil ini, sehingga Anda tak masalah untuk meminta pemeriksaan langsung daripada harus melewati body scanner atau pemeriksaan sinar X ini.

Banyak-banyak minum air putih dan bawalah camilan yang sehat

Sebenarnya tak hanya untuk ibi hamil saja, ketika traveling pastikan tubuh selalu dalam kondisi terhidrasi. Mengkonsumsi air putih yang cukup tak hanya menghilangkan haus saja, namun punya manfaat untuk mencegah tubuh Anda mengalami dehidrasi. Tak terkecuali untuk ibu hamil ini. Meskipun ketika hamil Anda sering pergi ke toilet untuk buang air kecil, bukan berarti Anda harus membatasi untuk mengkonsumsi air putih. Apalagi ketika sedang traveling. Jangan lupa untuk selalu membawa air minum kemanapun Anda berpergian. Siapkan pula snack yang sehat seperti roti gandum atau buah-buahan, yang bisa dibawa ketika traveling. Saat traveling dengan pesawat, beberapa maskapai memperbolehkan ibu hamil untuk membawa snack sendiri ke kabin. Jika Anda khawatir mengalami mabuk perjalanan, hindarilah mengkonsumsi makanan yang mengandung rempah kuat sebelum memulai traveling ini.

Jangan paksakan diri Anda

Ingat kini Anda sedang hamil dan tentu saja traveling tak sebebas dulu lagi. Mungkin dulu Anda bisa bebas hiking atau menjelajah dari satu toko ke toko lain selama seharian untuk mencari perlengkapan fashion yang Anda sukai. Kini ketika Anda berbadan dua, ada baiknya tak memaksakan diri untuk melakukan hal tersebut. Nikmati saja waktu berjalan-jalan santai bersama dengan pasangan, berjemur di tepi pantai, atau hal-hal ringan lain yang menyenangkan dan tak terlalu menyita energi Anda. Ketika Anda sudah merasa lelah, segeralah kembali ke hotel atau tempat Anda menginap. Jangan memaksakan diri untuk terus menjelajah, mengingat kini ada buah hati yang juga menuntut perhatian ekstra dari Anda.

Perhatikan makanan yang Anda santap

Saat traveling, satu hal yang tak boleh dilewatkan adalah wisata kuliner. Meskipun kini Anda sedang hamil, namun bukan berati Anda tak bisa icip-icip kuliner di tempat tujuan traveling Anda itu. Namun ada baiknya Anda menghindari streetfood dimana makanan dimasak dan dijual secara bebas. Apalagi jika makanan tersebut tidak terbungkus dan dihidangkan begitu saja. Jika ingin tetap mencicipi streetfood, pastikan makanan yang Anda santap itu benar-benar bersih, tidak digoreng dalam minyak yang terlalu banyak, tidak mengandung banyak MSG dan pertimbangan-pertimbangan lainnya. Hindari makanan yang sangat pedas dengan rempah yang kuat, karena bukan tak mungkin akan membuat perut Anda bermasalah. Lebih banyak konsumsi buah dan sayuran, namun sebaiknya hindari yang tidak dimasak atau dihidangkan secara mentah. Hidangan laut boleh disantap, namun hindari sushi atau olahan ikan mentah karena dikhawatirkan akan membuat kandungan Anda menjadi bermasalah. Selain itu jangan lupa untuk selalu membawa botol minuman kemanapun Anda pergi, untuk menghindari tubuh mengalami dehidrasi. Sebaiknya Anda tidak minum dari tap water, karena dikhawatirkan beresiko mengandung bakteri yang mungkin bisa membahayakan diri Anda dan buah hati.

Sering-sering istirahat

Jika Anda traveling untuk tujuan liburan, sering-sering luangkan waktu untuk beristirahat. Tidak apa-apa bermanja-manja dengan pasangan, dan memintanya untuk kerap beritirahat mendampingi Anda. Namun bukan berarti Anda tidak boleh berkativitas ya selama traveling ini. Anda masih tetap bisa melakukan aktivitas seperti yoga, berenang atau berjalan-jalan namum sekali lagi jangan memaksakan diri dan banyak-banyaklah beristirahat disela-sela aktivitas traveling Anda ini.

Bersiaplah jadi pusat perhatian

Bersiaplah mendapat banyak perhatian ketika Anda sedang traveling, baik dari pasangan atau orang-orang disekitar Anda. Wanita hamil memang selalu terlihat istimewa, apalagi ketika Anda traveling ke negara di kawasan Asia dan Timur Tengah. Orang-orang disana sangat menghormati dan memberikan perhatian lebih pada ibu hamil. Jadi nikmati saja perhatian dan prioritas yang orang berikan untuk Anda ini

Recent posts

Random article