Tidur di pesawat

Berada di dalam pesawat selama berjam-jam akan sangat membosankan, apalagi jika memilih kursi di kelas ekonomi yang ruang geraknya lumayan terbatas. Salah satu cara untuk menghabiskan waktu adalah tidur selama penerbangan. Selain menghabiskan waktu dengan mudah, tidur bisa mengembalikan energimu sehingga setibanya di kota tujuan tubuh akan terasa lebih segar dan bersemangat. Ada beberapa orang yang mudah terlelap dimanapun mereka berada, tapi ada juga yang sulit untuk tidur dalam keadaan tertentu, terutama selama penerbangan di pesawat. berikut adalah beberapa tips agar kamu dapat tidur nyenyak di pesawat selama penerbangan!

  1. Memilih kursi yang tepat

Jika kamu sudah memutuskan untuk tidur selama penerbangan, kursi yang paling tepat adalah kursi di samping jendela. Duduk di kursi ini berarti kamu bisa tidur nyaman tanpa gangguan penumpang lain yang mondar-mandir di koridor kabin atau beranjak dari tempat duduk untuk pergi ke toilet.

Selain itu, kamu bisa lebih mudah untuk menyandarkan kepala ke dinding pesawat saat tidur nanti. Untuk kamu yang tidak bisa mengontrol posisi kepala alias suka terjatuh ke kanan dan ke kiri, posisi kursi ini juga akan membuat penumpang di sebelahmu tidak terlalu risih.

  1. Memesan tiket pesawat malam

Jam tubuh tidak pernah bisa dibohongi. Ketika sudah malam hari waktunya tidur, tubuh akan lebih mudah terlelap. Apalagi jika pada siang harinya kamu sudah lelah beraktivitas. Oleh karena itu, pilihlah penerbangan pada malam hari. Tidur pun jadi lebih nyaman dan pulas. Kalau pergi pada pagi hari, tubuhmu akan terasa lebih segar dan sulit untuk tidur lagi.

  1. Menghindari paparan cahaya secara langsung

Menghindari paparan cahaya
Menghindari paparan cahaya

Indera penglihatan kita juga bisa mempengaruhi kenyamanan saat tidur. Otak kita terbiasa menerima sinyal dari mata, jika keadaan terang seperti pagi dan siang hari, maka tubuh akan bersemangat dan harus bekerja. Sedangkan pada keadaan gelap, otak akan berpikir kalau saat itu sudah malam dan tubuh harus tidur.

Oleh karena itu, sebelum tidur sebaiknya kamu mematikan segala sumber cahaya yang ada di dekatmu. Di antaranya adalah cahaya dari layar handphone, tablet, laptop, serta cahaya lampu dan matahari yang menyinari bagian dalam pesawat.

Jika tidak memungkinkan untuk mematikan sumber cahaya tersebut, gunakanlah penutup mata kemudian bersiap untuk terlelap.

  1. Membawa perlengkapan tidur sendiri

Membawa perlengkapan tidur sendiri terdengar merepotkan apalagi kalau kamu sudah membawa banyak barang. Tapi hal ini penting untuk kenyamanan jika kamu termasuk tipe orang yang tidak bisa menggunakan barang orang lain dan sering meragukan kebersihan barang tersebut.

Beberapa perlengkapan yang perlu dibawa adalah bantal leher, penutup mata, headset, serta penutup telinga. Bagi kamu yang tidak masalah menggunakan barang bersama, mintalah selimut kepada pramugari untuk menghangatkan tubuh selama tidur.

Sebagai tambahan agar lebih rileks, kamu bisa menggunakan aromaterapi serta mendengarkan instrument yang lembut.

  1. Tidur dengan posisi kaki lurus

Posisi terbaik saat tidur di pesawat adalah lurus ke depan. Hindari tidur dengan posisi kaki saling menyilang. Posisi ini membuat kedua kaki saling menindih dan beban kedua kaki menjadi lebih berat.

Kalau sudah demikian, aliran darah akan terhambat dan tidak baik untuk kesehatan. Kaki mudah pegal dan kesemutan. Tidur pun jadi tidak nyaman dan kamu akan sering terbangun.

  1. Mundurkan kursi

Memundurkan kursi
Memundurkan kursi saat tidur

Jarak antar kursi yang satu dengan yang lainnya di kelas ekonomi terbilang cukup sempit, padahal kakimu harus dalam keadaan lurus supaya bisa tidur dengan nyaman. Salah satu cara untuk mengatasinya adalah memundurkan kursi hingga kaki bisa diluruskan.

Namun sebelum kamu memundurkan kursi, sebaiknya minta ijin terlebih dahulu kepada penumpang yang ada di belakangmu. Jangan terlalu maksimal saat memundurkan kursi karena akan menyulitkan mereka bergerak.

Kalau mau lebih nyaman dan bebas, pilihlah kursi paling depan ketika melakukan check in di website karena kursi ini memiliki ruang gerak yang cukup luas untuk kaki. Tapi, ada kemungkinan kamu akan dikenai biaya tambahan untuk kursi tersebut.

  1. Menegur dengan sopan kepada penumpang di samping agar tidak berisik

Ada banyak tipe penumpang yang akan kamu temui selama penerbangan, misalnya saja penumpang yang terus mengobrol dengan suara cukup keras. Kalau sudah bertemu dengan tipe penumpang seperti ini, rasanya menggunakan penutup telinga atau mendengarkan lagu favorit saja tidak akan cukup membantu untuk meredam suara mereka. Kamu pun akan sulit terlelap.

Beranikan dirimu untuk menegur mereka dengan sopan. Mintalah mereka untuk mengecilkan volume suara dan beritahu kalau kamu butuh tidur yang cukup selama penerbangan.

Itulah beberapa tips yang dapat kamu terapkan agar daapt tidur dengan nyenyak selama penerbangan. Semoga perjalananmu menyenangkan!

201

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here