Sumber: Indonesia Kaya

Menjelang akhir bulan biasanya para pekerja mulai merasakan stres karena pekerjaan yang menumpuk. Belum lagi jika uang di dompet sudah mulai menipis. Saat-saat inilah kalian butuh yang namanya liburan singkat pada hari Sabtu atau Minggu. Liburan singkat ini tidak membutuhkan banyak waktu dan uang banyak. Misalnya dengan jalan-jalan ke museum yang ada di Jakarta.

Ada banyak museum yang tersebar di Jakarta, mulai dari museum benda prasasti, kedokteran, hingga perbankan. Selain bisa belajar mengenai sejarah, kamu juga bisa menyalurkan bakat fotografi karena museum-museum di Jakarta memiliki spot yang menarik.

Masih bingung mau mengunjungi museum yang mana? Simak rekomendasi dari kami berikut ini!

Museum Taman Prasasti

Sumber: Decode

Sebelum dijadikan museum dan dibuka untuk umum, Museum Taman Prasasti yang terletak di Tanah Abang adalah sebuah taman pemakaman elite masa penjajahan Belanda. Nuansanya sangat khas Belanda, kamu bisa menemukan batu-batu nisan berukuran besar yang dilengkapi dengan patung-patung.  Sejumlah tokoh terkenal pernah dimakamkan di sini seperti Olivia Raffles (istri Thomas Raffles) dan Soe Hok Gie. Tidak perlu merasa ngeri karena jenazah-jenazah yang dimakamkan di sini sudah dipindahkan ke tempat lain. Koleksi nisan dan patung di sini sering dijadikan objek foto. Jika kamu memiliki hobi fotografi, silahkan berkunjung ke sini dan mengambil foto sebanyak mungkin.

Museum Kebangkitan Nasional

Saat berkunjung ke Museum Kebangkitan Nasional, kamu bisa mempelajari teknik-teknik kedokteran pada jaman dahulu. Dulunya Museum Kebangkitan Nasional adalah sekolah kedokteran STOVIA pada masa penjajahan Belanda. Lokasinya ada di dekat RSPAD Gatot Subroto. Bagi kamu yang mudah merasa ngeri sebaiknya tidak mengunjungi museum ini karena di dalamnya ada banyak koleksi alat kedokteran yang mengerikan. Misalnya saja alat untuk membelah kepala manusia atau pisau bedah. Selain memajang koleksi alat kedokteran, di sini kamu juga bisa merasakan suasana asrama kedokteran pada masa itu yang dilengkapi dengan jas putih dan beberapa lemari kecil.

Museum Bank Indonesia

Menemukan lokasi Museum Bank Indonesia tidaklah sulit karena berada dekat dengan Stasiun Kota dan Museum Fatahillah. Museum ini sebelumnya adalah Gedung Bank Indonesia yang merupakan peninggalan De Javasche Bank yang dibangun pada 1828. Arsitekturnya menggunakan gaya neo klasik dengan sedikit perpaduan gaya lokal. Di museum ini kamu bisa mempelajari sejarah perbankan di Indonesia mulai dari sebelum kedatangan para penjajah hingga terbentuknya Bank Indonesia pada tahun 1953. Yang unik dari museum ini adalah kamu bisa merasakan suasana transaksi di bank pada masa lampau.

Museum Hakka Indonesia

Taman Mini Indonesia Indah memiliki banyak museum di dalamnya, salah satu museum yang terbaru adalah Museum Hakka Indonesia yang menyediakan berbagai informasi mengenai kaum Tionghoa di Indonesia, khususnya suku Hakka yang mahir meracik obat-obatan tradisional. Di sini kamu bisa melihat koleksi benda perabot rumah tangga dan botol-botol yang digunakan untuk meramu obat-obatan tradisional.

Museum POLRI

Siapa sangka kalau Polisi Republik Indonesia memiliki museum. Penasaran tidak dengan isi dari museum yang terletak di Blok M ini? Museum POLRI ini memiliki berbagai koleksi benda-benda yang digunakan untuk kegiatan kepolisian. Ada alat komunikasi berupa radio dan telepon, seragam dari masa ke masa, hingga senjata dan kendaraan yang digunakan polisi. Yang paling menarik dari museum ini adalah kamu bisa melihat barang bukti tragedi bom Bali berupa ponsel kecil yang digunakan oleh teroris untuk beraksi.

Museum Perumusan Naskah Proklamasi

Di Museum Perumusan Naskah Proklamasi, kamu bisa mengulang kembali pelajaran sejarah kemerdekaan Indonesia. Kamu juga bisa melihat bagaimana naskah proklamasi diketik oleh Sayuti Melik di museum yang terletak di dekat gedung Bappenas ini. Setelah berkeliling di dalam museum, mampirlah ke taman yang ada di belakang museum. Museum yang tadinya merupakan kantor pemerintahan pada masa penjajahan Belanda ini memiliki bunker bawah tanah. Fungsinya untuk melindungi penghuni kantor pemerintah ketika ada serangan dari musuh.

Museum Wayang

Sumber: JKTGO

Museum Wayang berada di lokasi yang berdekatan dengan Museum Bank Indonesia dan Museum Fatahillah. Museum di Jakarta ini dibangun di atas reruntuhan Gereja Lama Belanda dan Gereja Baru Belanda pada tahun 1975. Sehingga bangunannya tampak unik dan kamu masih bisa menemukan sisa bangunan gereja lama dan baru di beberapa area.

Di Museum Wayang, kamu bisa menemukan berbagai koleksi wayang dari seluruh Indonesia dan luar negeri. Ada yang terbuat dari kayu, kulit, kardus, dan berbagai bahan lainnya. Jika ditotal, setidaknya museum ini memiliki lebih dari 4 ribu koleksi wayang dan boneka.

Itulah 7 museum di Jakarta yang bisa dikunjungi untuk liburan singkatmu. Sudah siap untuk melarikan diri ke museum?

753

1 COMMENT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here