1. Pulau Bunaken, Manado

Pulau imut yang dikelilingi karang ini merupakan tujuan tamasya utama Sulawesi Utara, melainkan pulau ini sudah sukses mempertahankan jiwa pulau yang berakar. Akomodasi tersebar di sepanjang dua pantai dan di luar itu, pulau itu milik penduduk pulau. Orang-orang yang ramah ini mempunyai cadangan senyum hangat yang tampaknya tidak ada habisnya dan tak ada kerepotan di sini – cuma kebahagiaan santai di pantai.

Kebanyakan orang datang ke Pulau Bunaken untuk menyelam. Keanekaragaman hayati lautnya luar lazim, dengan lebih dari 300 ragam karang dan 3000 spesies ikan, spons berlimpah dan kehidupan penuh warna yang luar lazim di dinding vertikal. Pulau seluas 808 hektar ini yaitu komponen dari Taman Nasional Laut Bunaken Manado Tua (Bunaken Manado Tua) seluas 891 km persegi, yang mencakup Manado Tua (Old Manado), gunung berapi aktif yang bisa diperhatikan dari Manado dan memanjat sekitar empat jam; Pulau Nain dan Mantehage; dan Pulau Siladen, yang juga mempunyai sebagian resor mewah.

2. Lembah Baliem, Papua

Jurang Baliem yang legendaris merupakan tujuan paling populer dan paling gampang diakses di pedalaman Papua. Orang-orang Dani yang tinggal di sini masih bertumpu pada alat-alat dari batu, tulang dan kayu dikala ekspedisi sejarah alam yang dipimpin oleh orang Amerika Richard Archbold kebetulan di jurang pada tahun 1938.

Kehidupan Dani sudah berubah benar-benar besar dengan kapak batu digantikan oleh telepon seluler dan metode kepercayaan kuno dengan agama Kristen, melainkan walaupun demikian itu perubahannya kerap kali benar-benar dalam dan jurang serta dataran tinggi di sekitarnya konsisten menjadi salah satu kawasan tradisional terakhir yang menakjubkan di dunia.

Mengunjungi Jurang Baliem dan trekking lewat panorama gunung yang tinggi, via desa-desa Dani yang rapi dan tertib, membawa Anda ke dunia yang jauh dari Jakarta dan yakni suatu kehormatan dan pengalaman untuk dirasakan. Bagi kebanyakan orang itu merupakan puncak dari Papua..

3. Lembah Kerinci, Jambi

Kerinci yaitu jurang gunung yang menakjubkan yang berlokasi jauh di Bukit Barisan di perbatasan barat Jambi. Banyak hutan rimbun yang adem dilindungi sebagai Taman Nasional Kerinci Seblat, salah satu benteng terakhir harimau Sumatera. Banyak danau dan gunung-gunung yang diselimuti hutan dan gunung berapi membuatnya menjadi kekuatan tarik besar bagi para pejalan kaki untuk mencari petualangan di luar trek.

Di sebelah selatan yaitu Danau Kerinci yang cantik dan sebidang tanah pertanian yang kaya. Teh dan kayu manis mendonasi banyak kekayaan jurang, dengan yang pertama memutari desa-desa yang lebih tinggi dan yang terakhir menyusun penopang antara tanah pertanian dan hutan hujan. Minangkabau dan Kerincinese absah menyusun beberapa besar populasi, dengan taburan Batak dan Jawa yang ditarik oleh tanah yang kaya. Kerinci berada di provinsi Jambi tapi mempunyai kedekatan geografis yang dekat dengan Padang.

4. Kapuas Hulu, Kalimantan Barat

Kalimantan Barat merupakan provinsi yang cukup besar yang berbatasan dengan Sarawak, Malaysia di utara dan Laut Jawa di barat. Ibukotanya, Pontianak, yakni sentra transportasi untuk penerbangan dan sebagai spot permulaan atau akhir untuk Cross-Borneo Jalanan, sementara para wisatawan yang giat untuk taman nasional terpencil dan perjalanan sungai akan menemukan sungai terpanjang di Kalimantan. Sungai Kapuas, dan sebagian betul-betul terisolasi kantong hutan belantara dekat-murni, melainkan secara keseluruhan provinsi ini beberapa besar dari radar pelancong.

5. Tana Toraja, Sulawesi Selatan

Tana Toara Ialah rumah bagi sebagian lanskap Sulawesi yang paling menakjubkan dan salah satu kebiasaan tradisional Indonesia yang paling mempesona, tidak heran Tana Toraja banyak berada di daftar ember. Kekuatan pikat visual seketika, dengan desa-desa berkerumun di sekitar diukir kompleks dan dicat rumah-rumah dengan atap berbentuk perahu, dan selasar melambung sawah hijau zamrud, yang semuanya diawasi oleh kalung pelindung dari perbukitan berbungkus hutan bergerigi.

Sementara beberapa besar orang menganggap menghadiri pemakaman di sini sebagai puncak kunjungan mereka, Tana Toraja juga menawarkan sebagian trekking, bersepeda, dan bersepeda motor yang luar umum via panorama hijau yang menakjubkan dari estetika yang luar biasa.

6. Taman Nasional Gunung Leuser, Sumatera Utara

Komponen Aceh dari Taman Nasional Gunung Leuser sudah menyelinap di bawah radar liburan selama bertahun-tahun, cuma memperhatikan tetesan pengunjung sementara massa menuju Bukit Lawang yang lebih gigih. Hutannya pada dasarnya sama, minus jalan setapak yang telah usang dan pelancong memanjat untuk mencoba memperhatikan orangutan semi-liar. Ini yakni daerah untuk pengalaman hutan yang sebenarnya .
Taman Nasional Gunung Leuser yang teregistrasi di Unesco yakni salah satu wilayah konservasi paling penting dan paling beraneka di dunia. Ini sering kali ditunjukkan sebagai lab ekosistem yang komplit sebab jangkauan tipe hutan dan spesies.

Di dalam batas-batas taman, hiduplah sebagian spesies paling eksotis dan terancam di planet ini: harimau, badak, gajah, dan orangutan. Meski kemungkinan memperhatikan beberapa besar binatang selebritas ini kecil, Anda mempunyai kans baik untuk memperhatikan orang utan, dan Anda bisa yakin akan bersua dengan banyak primata lainnya.

146

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here