Sumber: theplaidzebra.com

Setiap orang pasti pernah melakukan traveling dalam hidupnya. Baik traveling secara internasional ataupun domestik, urusan pekerjaan dan belajar ataupun hanya untuk liburan bersama dengan orang-orang tercinta. Melakukan perjalanan ke tempat yang jauh dalam waktu yang kadang tak bisa diprediksi membuat aktivitas traveling jadi hal yang menyenangkan, sekaligus mungkin juga melelahkan.

Apalagi jika destinasi traveling Anda adalah tempat yang terpencil ataupun luar negeri. Banyak hal yang harus dipersiapkan sebelum memulai traveling ini. Meskipun begitu, ternyata banyak orang yang terlalu santai saat mempersiapkan traveling mereka ini. Merasa telah sering melakukan traveling ke berbagai tempat, sebagian orang ternyata tak memiliki persiapan yang cukup matang sebelum berangkat traveling. Beruntung jika traveling mereka tetap berjalan lancar dan tanpa hambatan yang berarti, meskipun tak memiliki persiapan yang matang dan kurang memadai. Namun bagaimana jika tak melakukan persiapan sama sekali, dan traveling jadi berantakkan dan tak jarang membuat trauma?

Itulah salah satu kesalahan dalam traveling yang kerap dilakukan banyak orang. Memang sesaat sebelum traveling, ada baiknya kita rileks dan tak terlalu memikirkan aktivitas ini hingga membuat Anda jadi stress. Namun nyantai bukan berarti Anda tak mempersiapkan segala sesuatunya dengan matang. Apalagi jika traveling ke luar negeri, di mana mungkin Anda akan mendatangi tempat yang benar-benar baru dengan orang asing yang tak dikenal sebelumnya.

Ditambah dengan keterbatasan bahasa, jangan sampaia aktivitas traveling yang seharusnya menyenangkan justru jadi kacau karena kurang persiapan yang matang. Kurang persiapan bukan satu-satunya kesalahan besar yang dibuat oleh banyak traveler. Dikutip dari laman ordinarytraveler.com, ada banyak hal merugikan lain yang mungkin tanpa disadari telah dilakukan orang ketika sedang traveling. Berbekal pengalaman traveling ke segala penjuru dunia selama 11 tahun, sang travel blogger menyebut ada 10 kesalahan yang kerap dibuat oleh orang ketika sedang traveling. Selain itu, ia pun membagikan resep bagaimana mengatasi kesalahan yang mungkin dilakukan oleh traveller ketika mereka sedang berpergian. Apa saja itu?

Overpacking atau packing berlebihan

Sumber: travelfashiongirl.com

Packing merupakan hal penting yang tak boleh disepelekan ketika traveling. Apalagi di zaman serba canggih seperti sekarang ini, packing tak melulu memasukkan baju dan alas kaki ke dalam koper Anda. Anda pun perlu memikirkan bagiamana cara membawa gadget yang rapuh, namun harganya mahal sekali. Sayangnya banyak orang yang melakukan kesalahan saat packing ini. Overpacking atau packing secara berlebihan adalah kesalahan besar yang kerap dilakukan orang sebelum berangkat traveling.

Semua barang dimasukkan ke koper, tanpa memikirkan apakah akan digunakan atau tidak ketika sedang dalam perjalanan atau saat sampai di tempat tujuan. Sebagai akibatnya, traveller akan kerepotan membawa barang-barang mereka sendiri. Belum lagi harus membayar biaya cargo yang sangat mahal ketika mereka traveling menggunakan pesawat. Alih-alih overpacking, traveler justru sangat disarankan untuk membawa barang seperlunya saja. Pakaian tak perlu dibawa banyak-banyak, karena belum tentu Anda akan memakai semuanya.

Bawa atau gunakan alas kaki yang sesuai dengan destinasi tujuan Anda. Bawa alat mandi dan make up secukupnya saja, apalagi jika sebagian peralatan toilet ini bisa dibeli di tempat tujuan. Selain akan memudahkan Anda sendiri, packing seperlunya saja akan mencegah Anda membayar mahal untuk biaya cargo yang mahal.

Tidak memperhatikan biaya penggunaan telepon

Handphone kini telah menjadi kebutuhan primer bagi manusia. Selain itu keperluan komunikasi, handphone juga digunakan sebagai sarana untuk bersosialisasi di dunia maya. Karena itulah handphone jadi benda yang tak boleh ketinggalan ketika Anda traveling. Namun ternyata, banyak traveler yang tak memperhatikan betul penggunaan handphone atau smartphone mereka selama traveling. Salah satunya sudah mengisi pulsa sebanyak-banyak, tanpa disadari provider yang digunakan tidak memiliki jaringan di destinasi traveling mereka.

Hal yang hampir sama juga terjadi jika traveling ke luar negeri. Salah satu hal yang luput dari perhatian traveller adalah mengenai biaya roaming internasional yang mungkin akan mengejutkan Anda ketika mengetahui jumlahnya. Beruntung kini dengan teknologi yang makin maju, orang bsia berkomunikasi dengan menggunakan media internet tanpa harus takut mengalami kendala roaming ini. Meskipun begitu ada baiknya Anda menggunakan provider negara tujuan saja, walau beberapa perusahaan telkomunikasi di Indonesia sudah memiliki jaringan internasional. Selain untuk mengatasi masalah sambungan yang mungkin lemot, biaya penggunaan paket data pun jadi lebih terkontrol.

Booking akomodasi secara dadakan

Bagi Anda yang ingin traveling di musim liburan atau menjelang hari raya seperti saat ini, ada baiknya untuk melakukan booking tiket jauh-jauh hari. Anda tentu tahu bukan saat menjelang traveling atau hari raya, hampir semua moda transportasi tiketnya sudah habis ludes terjual dalam hitungan jam. Karena itulah sebaiknya booking jauh-jauh hari untuk menghindari Anda kehabisan tiket alat transportasi. Hal yang sama juga sebaiknya diterapkan jika Anda ingin traveling ke luar negeri.

Tentu saja tak ada salahnya kok untuk booking tiket atau bahkan kamar hotel secara dadakan. Tapi tentu saja resikonya akan Anda tanggung sendiri. Mungkin saja Anda masih bisa mendapat tiket penerbangan ke luar negeri. Namun karena tidak booking hotel terlebih dahulu, penginapan tujuan Anda ternyata sudah full book. Sebagai akibatnya, Anda bisa luntang-lantung di negara orang lantaran kehabisan tempat untuk menginap. Agar hal yang kurang menyenangkan ini tidak terjadi, sebaiknya booking akomodasi sudah Anda lakukan beberapa hari sebelum keberangkatan.

Tidak menukarkan mata uang terlebih dahulu

Khusus untuk traveller yang akan melakukan perjalanan ke luar negeri, Anda wajib untuk mempersiapkan sejumlah uang tunai sesuai dengan negara yang Anda tuju. Selain bisa ditukarkan di dalam negeri, salah satu tempat yang terbaik untuk menukarkan rupiah dengan mata uang asing adalah di bandara negara tujuan. Jadi begitu mendarat, segera datangi ATM di airport untuk bisa menarik sejumlah uang tunai dari negara yang tengah Anda kunjungi ini.

Uang tunai ini akan bermanfaat untuk Anda gunakan memesan taksi menuju hotel atau sekedar mengisi perut terlebih dahulu di kafe sekitar bandara. Menarik uang secara langsung di ATM bandara juga akan menghindarkan Anda dari rate nilai tukar yang kadang melambung tinggi. Sayangnya, banyak traveler yang berpikir mereka bsia menukarkan uang di mana saja di negara tujuan. Hal ini memang benar adanya, sebab ada banyak money changer di negara tujuan Anda ini. Tapi siap-siap saja rupiah Anda akan dihargai lebih murah plus potongan yang diberikan juga lumayan besar.

Tidak mempersiapkan kartu kredit terlebih dahulu

Bagi yang tak ingin membawa banyak uang tunai saat traveling, kartu kredit bisa jadi alternatif untuk dibawa dan digunakan sebagai alat transaksi. Namun Anda harus memastikan bahwa destinasi traveling Anda ini, beberapa transaksi bisa dilakukan dengan menggunakan kartu kredit. Bila tidak, ya mau tak mau Anda harus membawa sejumlah uang tunai saat traveling.

Khusus untuk mereka yang akan melakukan traveling ke luar negeri, wajib hukumnya untuk mendatangi bank terlebih dulu guna memberitahukan rencana keberangkatan serta penggunaan kartu kredit di negara tujuan. Sebab jika tidak, maka bank akan menganggap transaksi di luar negeri ini ilegal dan otomastis kartu kredit Anda akan diblokir. Untuk mengatasi hal yang tidak enak ini terjadi, sangat dianjurkan untuk datang ke bank lebih dahulu untuk mengusur dan mempersiapkan kartu kredit Anda.

Menyepelekan manfaat asuransi perjalanan

Ke mana pun Anda traveling apalagi ke tempat yang jauh, terpencil, dan luar negeri; sangat disarankan untuk mengurus asuransi perjalanan terlebih dahulu. Sebagian traveller beranggapan asuransi perjalanan itu ga penting dan hanya buang-buang uang saja. Padahal asuransi sangat vital dalam meberikan jaminan serta perlindungan selama Anda traveling. Kita tentu tak tahu apa yang akan dihadapi selama traveling ini. Bisa saja Anda mengalami kecelakaan atau sakit ketika sedang traveling.

Untuk meng-cover semua biaya yang mungkin dibutuhkan, maka masih ada suransi yang bisa diandalkan. Jadi paling tidak beban Anda bisa sedikit ringan. Jangan sampai anggaran yang seharusnya bermanfaat untuk digunakan saat traveling malah habis dipakai untuk pengobatan, lantaran Anda tak melindungi diri dengan asuransi perjalanan atau travel insurance ini. Pilihlah perusahaan asuransi terkemuka dan baca baik-baik poin perjanjian serta perlindungan yang ditawarkan sebelum Anda membeli travel insurance ini.

Menyepelekan masalah visa

Beberapa negara di dunia ini memang membebaskan visa bagi traveler dari Indonesia. Anda memang tak harus memikirkan visa jika berkunjung ke beberapa negara seperti China, Hong Kong, India , Iran, Yordania dan sekitar 52 negara lain membebaskan visa bagi pengunjung dari Indonesia. Namun bukan berarti masalah visa ini bisa Anda sepelekan. Setiap akan traveling ke luar negeri, pastikan visa Anda masih berlaku. Pasalnya selain paspor, visa juga sangat dibutuhkan dalam perjalanan ke luar negeri ini. Jangan sampai Anda tertahan dan tak bisa kembali pulang ke Indonesia karena visa yang bermasalah. Mengurus visa di luar negeri itu  selain lama juga mahal, sehingga mau tak mau Anda harus mengeluarkan uang banyak untuk membereskannya.

Memaksakan diri di waktu yang sempit

Sumber: outsidepursuits.com

Jika Anda hanya memiliki waktu yang sempit saat traveling, jangan memaksakan diri untuk mendatangi surga-surga tersembunyi di tempat tujuan Anda. Tempat-tempat seperti ini biasanya terletak di daerah yang terpencil, sehingga butuh waktu yang panjang untuk mencapainya. Pastikan jika ingin mengunjungi tempat-tempat seperti itu, waktu Anda cukup banyak tersedia. Sebab jika memaksakan diri pergi ke tempat yang unik di waktu yang sempat, Anda justru tak akan bisa menikmati traveling ini. Selain itu, kondisi tubuh Anda juga akan jadi taruhan jika memaksakan untuk menjelajahi banyak tempat dalam waktu yang sangat terbatas sekali.

Teledor dan kurang waspada

Kelelahan selama perjalanan dan ditambah rasa “sok tahu”, kerap membuat traveler teledor dan kurang waspada. Sebagai akibatnya, bukan tak mungkin Anda akan menjadi incaran orang jahat. Traveler kerap dianggap sebagai orang yang membawa banyak barang berharga mulai dari uang tunai, gadget hingga barang-barang yang mungkin memiliki nilai jual tinggi. Jika Anda sembrono dan teledor, bukan tak mungkin semuanya akan hilang dari genggaman Anda. Karena itulah kewaspadaan mutlak ditingkatkan ketika Anda traveling ke mana pun itu tujuannya.

716

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here