Mudik

Apakah kamu sudah menentukan transportasi apa yang akan digunakan untuk pergi mudik nanti? Beberapa orang lebih suka pergi mudik menggunakan mobil pribadi. Ada banyak alasan seperti mereka bisa membawa barang sesuka mereka tanpa terhalang berbagai aturan. Mereka juga bisa berhenti, mampir, dan berangkat kapan saja.

Karena beberapa alasan tadi, para pengemudi rela merasa lelah dan mengeluarkan dana lebih selama mudik. Meski terdengar fleksibel dan menyenangkan, pergi mudik menggunakan mobil pribadi akan menjadi hal yang merepotkan jika kamu tidak mempersiapkan segala sesuatunya dengan baik. Oleh karena itu, coba terapkan beberapa tips berikut supaya mudik menggunakan mobil pribadi jadi terasa lebih nyaman!

  1. Melakukan pengecekan mobil pribadi

Hal pertama yang perlu dilakukan adalah melakukan pengecekan terhadap kondisi mobil secara keseluruhan. Dimulai dari mesin-mesin seperti bagian busi, rem, oli, wiper, dan kabel-kabel.

Setelah itu pastikan tekanan ban normal dan ban cadangan masih layak digunakan. Agar lebih mudah, kamu bisa membawa mobil ke bengkel untuk melakukan pengecekan yang lebih maksimal. Apabila kamu berencana untuk membawa banyak barang, siapkan juga rak khusus di bagian atas.

  1. Memperhatikan jumlah penumpang dan barang bawaan

Mobil pribadi yang kelebihan kapasitas
Kapasitas berlebihan saat berkendara

(Sumber: Turbo Driving Forum)

Masing-masing mobil memiliki kapasitasnya sendiri. Membawa muatan melebihi kapasitas mobil bukan hanya membuat para penumpang tidak nyaman selama belasan jam, tapi juga membahayakan keselamatan. Tentukan siapa saja yang akan ikut mudik menggunakan mobil tersebut. Hal ini untuk meminimalisir kecelakaan akibat kelebihan muatan.

Jangan menumpuk barang terlalu banyak di bagian atas mobil karena akan menghalangi pandangan pengemudi lain dan membuat mobil sulit dikendalikan ketika harus melewati tanjakan atau turunan. Letakkan barang-barang yang diperlukan seperti makanan dan obat-obatan di tempat yang mudah dijangkau. Barang-barang yang sifatnya kering, bila memungkinkan sebaiknya dikirim menggunakan jasa ekspedisi dari jauh-jauh hari. Mobil lega, penumpang pun nyaman dan aman.

  1. Mencari tahu rute alternatif

Pergi mudik menggunakan mobil pribadi berarti kamu harus siap menghadapi kemacetan panjang di beberapa titik. Agar tidak terjebak terlalu lama, cari tahu rute alternatif yang tidak terlalu macet. Jangan lupa untuk memantau keadaan jalan lewat media sosial, radio, dan GPS di smartphone.

  1. Mempelajari lokasi rest area dan SPBU

Mengemudi selama berjam-jam berarti membutuhkan istirahat dan mobil membutuhkan bahan bakar. Oleh karena itu, kamu perlu mempelajari lokasi-lokasi rest area dan SPBU. Perhatikan jarak antar lokasi tersebut supaya bisa mengantisipasi kebutuhan mendadak. Jika jaraknya terlampau jauh satu sama lain, sebaiknya mampir dulu untuk beristirahat sebentar dan mengisi bahan bakar. Jangan biarkan bahan bakar berada dekat dengan garis batas kosong.

  1. Bijak menggunakan AC

Perjalanan jarak jauh akan membuat mesin kendaraan bekerja lebih keras. Salah satu cara untuk meringankan beban mesin kendaraan adalah bijak saat menggunakan AC. Saat berada melewati daerah pegunungan yang sejuk, matikan saja AC dan buka jendela mobil. Udaranya pasti terasa sejuk dan menyegarkan. Selain meringankan beban mesin kendaraan, mematikan AC sejenak bisa menjaga kelembaban kulit para penumpang karena udara dingin dari AC bisa membuat kulit menjadi kering.

  1. Memenuhi kapasitas bahan bakar sebelum masuk kawasan macet

Sebelum pergi mudik, perkirakan kawasan yang akan mengalami kemacetan panjang. Kamu bisa memperkirakannya dari berita-berita mudik tahun sebelumnya. Isilah bahan bakar hingga penuh sebelum memasuki kawasan macet tersebut. Hal ini untuk menghindari kehabisan bahan bakar dan terpaksa membeli bensin eceran dari warga sekitar kawasan tersebut yang dijual dengan harga mahal. Bila perlu, siapkan bensin cadangan di dalam jerigen khusus.

  1. Menyiapkan kartu dan saldo kartu pembayaran tol

Mobil pribadi menggunakan e-toll
Penggunaan e-toll di setiap pintu tol

(Sumber: Pikiran Rakyat)

Saat ini pemerintah sudah menetapkan sistem bayar tol menggunakan kartu khusus yaitu e-toll. Hitung berapa besar anggaran yang kamu perlukan untuk melewati semua jalan tol. Isilah kartu tersebut secukupnya. Jangan sampai kamu harus meminjam kartu dari mobil lain dan menimbulkan kemacetan di pintu tol. Kartu untuk pembayaran tol ini tidak hanya berlaku pada saat mudik saja, tapi juga pada saat hari biasa. Jadi tidak akan rugi jika membeli kartu ini.

  1. Membawa bekal

Meski kamu bebas berhenti di mana saja dan bisa mencari makan, sebaiknya tetap membawa bekal makanan atau setidaknya camilan dan minuman untuk persediaan selama perjalanan. Di saat macet menjebak, kamu tidak akan kelaparan dan bisa tetap fokus selama itu.

Demikian beberapa tips yang bisa kamu terapkan agar mudik menggunakan mobil pribadi terasa lebih nyaman. Luangkan waktu juga setiap 4 jam sekali untuk mengistirahatkan mesin mobil beserta pengemudinya. Selamat berkendara!

88

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here