Sumber: aanavandi.com

Yang namanya sakit memang sangat tidak enak sama sekali. Apalagi jika kamu mengalami sakit saat traveling. Sudah jauh dari rumah dan sedang traveling pula, kini malah harus jatuh sakit. Namun yang namanya takdir memang tidak bsia dihindari. Mungkin saja karena kelelahan hebat saat traveling, kamu akhirnya harus menyerah dan jatuh sakit. Atau kamu jajan sembarangan saat mencicipi streetfood, yang mengakibatkan kondisi tubuhmu menjadi menurun dan akhirnya harus istirahat karena sakit. Dan masih banyak hal lain yang menyebabkan seseorang menjadi jatuh sakit saat traveling. Apalagi jika fisik kamu memang tergolong lemah, maka resiko untuk sakit semakin tinggi. Ditambah dengan pola hidup sebagai traveller yang kadang tak menentu baik waktu istirahat dan makanya, resiko kesehatanmu menjadi memburuk semakin mungkin terjadi. Dikarenakan hal ini adalah kunci utama saat traveling, maka sudah sewajarnya kamu menjaga kesehatan dan memastikan tubuhmu selalu dalam kondisi prima.

Banyak traveller berpengalaman yang membagi tips sehat selama traveling, agar kamu tak jatuh sakit saat berada di tengah-tengah perjalanan. Meskipun begitu tubuh dan kekuatan manusia memang ada batasnya. Kamu sudah berusaha untuk hidup sehat saat traveling, namun tetap saja kondisi kesehatan jadi drop dan akhirnya tak ada yang bisa dilakukan selain bedrest. Mengingat fakta kamu saat ini jauh dari rumah dan sanak saudara, sakit saat traveling memang sangat menyedihkan. Tak ada seorang pun yang merawat kamu jika kamu adalah solo traveller. Namun ingat manusia dibekali insting yang kuat untuk tetap bertahan hidup. Kamu bisa tetap survive ketika menderita sakit saat traveling dengan beberapa cara berikut ini. Apa sajakah itu?

Pastikan asuransimu aktif saat traveling

Sumber: tomorrowmakers.com

Beberapa traveler mengabaikan pentingnya travel insurance atau asuransi perjalanan sebelum melakukan traveling. Padahal asuransi jenis ini sangat bermanfaat bagi kamu yang sering berpergian ke tempat yang jauh, bahkan hingga keluar negeri. Karena itu sebelum berangkat traveling, pastikan asuransimu dalam keadaan aktif dan bisa digunakan di mana saja bahkan secara internasional. Dengan asuransi, kamu tak perlu memikirkan biaya pengobatan terutama jika anggaran travelingmu pas-pasan. Selain itu jika sakitmu cukup parah, maka asuransi akan menanggung biaya pengobatan, sehingga kamu tak perlu ragu lagi untuk berobat.

Saat traveling ke luar negeri, hubungi kedutaan jika sakitmu parah

Saat traveling ke luar negeri, kamu tidak boleh mengabaikan peran kedutaan besar negara Republik Indonesia. Sebagai warga negara, kamu berhak mendapatkan pelayanan dan perlindungan diplomatik di kedutaan besar RI di setiap negara yang kamu kunjungi. Hal ini terjadi pula ketika sakitmu semakin parah. Kamu sakit dan harus ruang gawat darurat namun tidak yakin dengan pelayanan dokter yang merawatmu dan terkendala masalah bahasa pula; maka kedutaan besar adalah pihak terbaik yang harus dihubungi. Kedutaan akan membantumu untuk mengurus rumah sakit tempatmu dirawat, menghubungi pihak keluarga, atau jika yang terburuk terjadi hingga akhirnya kamu tak tertolong lagi; maka kedutaan akan membantu untuk mengurus jenazahmu. Jangan sungkan untuk menghubungi pihak kedutaan sebab mereka digaji dari pajak yang kamu bayarkan, sehingga memang sudah jadi tugas mereka untuk melayanimu.

Segera pergi ke dokter

Ada kalanya traveler menunda untuk pergi ke dokter dengan asumsi sakit mereka akan segera membaik. Sebaiknya jangan menunggu hingga kondisimu memburuk untuk pergi ke dokter. Apalagi jika kamu adalah solo traveller. Ada baiknya saat kondisi tubuh mulai menurun dan kamu sudah merasa kepayahan, segera pergilah kedokter untuk mendapat tindakan medis yang sesuai. Apalagi jika kamu traveling ke daerah yang tengah terpapar suatu wabah penyakit, maka pergi ke dokter saat mulai sakit wajib untuk dilakukan. Dokter akan memberikan obat-obatan atau tindakan medis yang bisa memulihkan kondisimu sesegera mungkin. Jangan menunggu hingga parah sebab dikhawatirkan kamu tidak akan tertolong karena menunda-nunda waktu berobatmu ini.

Segera minum obat

Tak jarang seorang traveler menduga sakit mereka hanyalah kondisi tubuh yang kelelahan saja. Jadi mereka berpikir hanya dengan istirahat atau tidur, maka kondisi tubuh akan membaik kembali. Istirahat memang dibutuhkan jika kondisi tubuhmu dirasa mulai drop. Namun bukan berarti kamu tidak mengkonsumsi obat untuk memulihkan keadaanmu. Ketika bangun tidur kamu merasa tubuhmu makin lemas, maka tak ada alasan lagi untuk menunda minum obat. Segeralah pergi ke apotik terdekat, untuk mendapatkan obat yang tepat sebelum kondisi sakitmu ini makin parah. Sebisa mungkin kamu pergi ke apotik untuk mendapat obat yang tepat, dan jangan mengandalkan obat warung saja. Ini karena dosis obat warung yang diluar bebas belum tentu cocok untukmu. Karena tulah pergi ke apotik atau bahkan dokter untuk mendapat obat yang tepat, sangat dianjurkan ketika kamu merasa kondisi tubuhmu mulai menurun.

Jangan sembarangan minum obat herbal

Tak selamanya prinsip “yang alami itu lebih baik” berlaku ketika kamu sakit. Beberapa rempah atau obat herbal tertentu memang bisa membantu untuk memulihkan kondisi tubuh. Seperti jahe hangat yang cukup efektif untuk mengatasi flu. Namun sebaiknya kamu tidak tergoda untuk menggunakan obat herbal yang belum jelas kualitas serta keamanannya. Jangan sampai dengan alasan menghemat uang selama traveling, kamu memilih untuk mengkonsumsi obat herbal yang bahkan kamu sendiri tak tahu komposisi minuman yang dikonsumsi itu.

Pastikan teman seperjalanan atau keluargamu tak tertular penyakitmu

Sakit saat traveling dengan teman atau keluarga memang ada untungnya, karena paling tidak ada yang merawatmu saat itu. Namun usahakan agar mereka tak tertular penyakit yang kamu derita ini. Biasanya jika ada satu orang yang sakit dalam rombongan, bukan tak mungkin yang lainnya juga akan ikut tumbang karena penyakit yang sama. Jika satu rombongan sakit, maka tentu saja akan membuat traveling jadi kacau balau. Untuk menghindari teman atau keluargamu ikutan sakit selama traveling lakukanlah hal-hal berikut ini:

  • Jangan gunakan alat makan yang sama dengan mereka
  • Pastikan menggunakan masker jika kamu kena flu
  • Cuci tangan secara rutin, mintalah teman atau keluargamu melakukan hal yang sama
  • Pisahkan sikat gigimu dari yang lainnya
  • Gunakan bantal atau peralatan tidur milikmu sendiri
  • Jangan gunakan telpon genggam orang lain

Tidur di kamar hotel terpisah

Jika kamu khawatir bahwa teman atau keluargamu akan tertular penyakitmu, pertimbangkan untuk menyewa kamar hotel sendiri. Memisahkan diri selema beberapa waktu hingga keadaanmu pulih, bisa kamu lakukan jika penyakit yang kamu derita ini bisa menular seperti flu atau penyakit kulit. Tak hanya menghindarkan teman seperjalananmu dari sakit, tapi kamu dan mereka juga bisa beristirahat dengan tenang. Kamu tak akan mengganggu mereka dengan suara batukmu, kamu pun bisa istirahat tanpa terganggu oleh suara ribut teman dan keluargamu. Mungkin cara ini akan memakan banyak biaya, karena sama artinya kamu harus menyewa dua kamar hotel yang terpisah. Tapi lebih baik daripada seluruh rombongan travelingmu tumbang karena penyakit yang sama, yang artinya biaya pengobatan pun juga akan ikutan membengkak.

Perhatikan asupan gizimu

Jika biasanya kamu tidak sarapan atau jajan sembarangan, ada baiknya mulai sekarang kamu lebih selektif dalam memilih makanan apa yang kamu konsumsi. Hindari makanan terlalu pedas dengan rempah yang kuat jika kamu mengalami diare. Atau jika sedang flu, perbanyaklah mengkonsumsi sup sayuran hangat yang akan segera memulihkan kondisi tubuhmu. Jangan lupa mengkonsumsi banyak air putih supaya kamu tidak dehidrasi. Selain itu, mintalah petugas hotel untuk menyediakan buah dan sayuran segar agar menjadi tambahan nutrisi serta gizi untuk membantumu lekas sembuh.

Istirahat cukup

Sumber: hermanwallace.com

Datang ke dokter sudah, minum obat sudah, makan bergizi juga sudah; maka sekarang saatnya kamu untuk istirahat. Jika semua hal tersebut sudah kamu lakukan, maka dalam waktu sekitar 48 kondisi tubuhmu sudah mulai stabil kembali. Lupakan dulu rencana untuk menjelajah tempat-tempat baru atau berenang di laut selama kondisi tubuhmu belum terlalu fit. Yang terpenting sekarang kamu bed rest dan cukup istirahat agar kondisi tubuh kembali prima. Jangan dulu melakukan kegiatan yang berat selama kamu belum yakin kondisi tubuhmu sudah fit, dan bisa diajak untuk melakukan aktivitas-aktivitas traveling seperti biasanya.

Mencegah lebih baik daripada mengobati

Salah satu hal yang harus kamu perhatikan sebelum traveling adalah memastikan bahwa tubuhmu fit dan prima. Karena itulah ada baiknya kamu menemui dokter langgannmu, untuk memeriksakan diri apakah tubuhmu siap dan kuat untuk diajak melakukan perjalanan yang cukup jauh dalam waktu yang lama, serta medan yang mungkin cukup berat. Mintalah vaksin jika sekiranya tempat atau negara yang kamu kunjungi itu, terpapar suatu wabah tertentu. Dan jangan lupa mintalah suplemen atau vitamin yang dianjurkan oleh dokter.

Mengkonsumsi suplemen dan multivitamin dengan didimbangi gaya hidup sehat selama traveling, setidaknya akan membuat tubuhmu jadi lebih tangguh dan tidak gampang ambruk karena suatu penyakit. Selain itu, pastikan tubuhmu bisa menerima perubahan cuaca yang cukup ekstrim. Mengingat kamu berasal dari negara tropis, traveling ke Eropa di musim dingin bisa saja membuat kamu flu. Karena itulah persiapkan pakaian yang tepat yang bisa kamu gunakan, setidaknya untuk melindungi tubuhmu tetap hangat dan tidak jatuh sakit lantaran flu. Oh ya jika kamu memiliki suatu riwayat tertentu, sangat dianjurkan untuk membawa obat yang bisa dikonsumsi sebagai pertolongan pertama jika sakitmu itu kambuh dan bertambah parah pula.

Setelah sembuh

Sakit saat traveling kadangkala bisa jadi hal yang menakutkan untuk para traveller. Apalagi jika kamu adalah seorang solo traveller dan sedang melakukan traveling di negara orang. Kesulitan berobat dan mengurus diri sendiri saat sakit, acapkali membuat kamu berfikir dua kali untuk meneruskan traveling atau tidak. Jika kamu yakin tak akan tumbang lagi, tak ada saahnya untuk kembali berpetualang. Anggap saja sakit kemarin sebagai bagian dari pengalaman traveling yang tak terlupakan. Namun jika kamu merasa tubuhmu tak sekuat sebelum sakit, maka ada baiknya kamu mengurungkan niat untuk melanjutkan traveling.

Pikirkan kemungkinan untuk kembali ke rumah sementara waktu, dan menunggu hingga kondisimu pulih lagi untuk melanjutkan traveling. Selain itu, apakah kamu yakin masih punya cukup anggaran untuk membiayai perjalananmu setelah jatuh sakit ini? Jika tidak ada baiknya kamu untuk sementara menunda traveling dan kembali ke rumah untuk memastikan dirimu baik secara fisik, psikis dan finansial; siap untuk kembali traveling.

679

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here