Sumber: sayaprajawaliku.blogspot.com

Traveling bersama dengan teman dan keluarga tentu menyenangkan. Bepergian beramai-ramai bersama, memang terasa lebih seru dibandingkan jika kamu pergi seorang diri. Namun tentu saja tak selamanya kamu harus bersama mereka ketika sedang traveling. Mungkin karena satu dan lain hal, mau tak mau kamu harus bepergian seorang diri tanpa teman dan juga keluargamu. Mungkin juga pula kamu memang ingin traveling seorang diri, untuk menguji seberapa tangguhnya dirimu untuk melakukan perjalanan jauh, dengan tanpa bantuan teman atau keluargamu. Tentu saja traveling sendiri memiliki lebih banyak tantangan, dibandingkan jika kamu melakukan perjalanan bersama dengan rombongan. Resikonya juga lebih besar dan mau tak mau kamu harus menghadapinya sendirian. Namun ternyata traveling sendiri itu tak seseram yang kamu bayangkan loh.

Banyak yang menduga bahwa traveling seorang diri itu menakutkan, dan tak seseru dibandingkan berpergian bersama dengan banyak orang. Namun ternyata traveling seorang diri tak kalah mengasyikan kok dibandingkan dengan traveling bersama rombongan. Yang diperlukan adalah keberanian dan niat yang kuat, untuk melakukan perjalanan seorang diri menuju suatu tempat tertentu, dengan memakan waktu perjalanan yang cukup jauh. Untuk pertama kalinya, traveling seorang diri rasanya memang sedikit menyeramkan. Kamu akan berpikir tentang banyak hal secara berlebihan, yang membuatmu akhirnya merasa enggan untuk melakukan traveling seorang diri.

Faktanya, traveling seorang diri untuk pertama kali tak seburuk yang kamu bayangkan. Bahkan tak ada bedanya dengan traveling bersama dengan rombongan. Nah untuk kamu yang baru pertama kali akan melakukan traveling seorang diri, beberapa tips berikut ini akan sangat bermanfaat untuk dicoba dan dipraktekkan. Apa sajakah itu?

Ketahuilah yang namanya hal buruk bisa terjadi di mana saja

Faktor keamanan memang menjadi hal yang paling utama harus kamu perhatikan, ketika traveling pertama kali seorang diri ini. Berhati-hati, selalu waspada pada orang asing yang baru dikenal, dan tidak ceroboh dalam mengawasi barang-barang yang kamu bawa menjadi sebagian contoh kecil hal-hal yang harus kamu perhatikan. Namun selain itu kamu harus mengetahui bahwa hal buruk bisa terjadi di mana saja. Kamu sudah berhati-hati, namun kadang orang lain yang berbuat ceroboh sehingga efeknya berimbas padamu. Mengingat hal-hal buruk bisa terjadi di mana saja dan kapan saja, seharusnya kamu tak perlu terlalu cemas berlebihan untuk berangkat traveling seorang diri. Yang penting kamu telah melakukan segala sesuatunya semaksimal mungkin, untuk memastikan kondisimu aman dan selamat. Jadi buat apa ragu? Ayo pack barangmu dan mulailah traveling seorang diri.

Komunikasi adalah hal yang tak boleh disepelekan

Sumber: france-voyage.com

Ketika kamu memutuskan untuk traveling seorang diri, maka biasanya yang akan panik duluan adalah orang tuamu. Sebagai orang tua, mereka tantu khawatir jika buah hatinya memutuskan untuk traveling seorang diri ke tempat yang jauh pula untuk beberapa waktu lamanya. Namun bukankah sekarang teknologi komunikasi semakin canggih, sehingga orang tua bisa dengan mudah mengetahui keberadaanmu? Karena itulah komunikasi adalah hal yang tak boleh kamu remehkan.

Kamu harus terus mengabari keberadaanmu pada orang tuamu atau orang terdekatmu, untuk mencegah mereka khawatir berlebihan. Kamu bisa melakuan panggilan video atau mengirimkan foto keadaanmu saat ini, untuk memastikan pada orang tua dan kerabatmu bahwa keadaanmu baik-baik saja saat traveling seorang diri. Atau paling tidak telpon dan kirimlah pesan pada keluargamu, untuk mengabarkan lokasi dan kondisimu saat ini. Dengan begitu, orang tuamu tidak perlu terlalu khawatir jika kamu berpergian seorang diri. Selain itu dengan mengabarkan keadaan dan lokasimu, orang terdekatmu juga bisa memantau dari jauh jika keadaan serta wilayah di mana kamu traveling seorang diri ini.

Setidaknya, ada satu orang yang selalu tahu aktivitasmu selama traveling

Mulai dari berangkat, saat akan naik bus atau pesawat hingga ketika sampai di tempat tujuan; sebaiknya ada satu orang yang selalu kamu kabari mengenai aktivitas dan keberadaanmu saat ini secara berkala. Bisa orang tuamu, kakakmu, pamanmu ataupun pacarmu. Selain komunikasi rutin dengan anggota keluarga yang lain, paling tidak kamu selalu memberi tahu orang terdekatmu itu mengenai aktivitas dan juga keberadaanmu.

Ini penting sebab ketika traveling seorang diri, apa saja bisa terjadi pada dirimu. Sebagai contoh ternyata tempat yang kamu tuju itu mengalami banjir atau tanah longsor, tentu saja orang terdekatmu ini bisa segera menghubungi otoritas setempat untuk memastikan kondisimu aman dan baik-baik saja. Atau mereka setidaknya akan tahu di mana harus mencarimu, jika memang ada kejadian buruk yang bisa saja terjadi di destinasi travelingmu.

Buatlah salinan dokumen penting yang dibutuhkan selama perjalanan

Saat traveling seorang diri, maka dirimu adalah tanggung jawabmu sendiri. Bisa saja tidak ada orang yang bisa kamu andalkan ketika traveling sendirian ini, kecuali dirimu sendiri. Karena itulah untuk berjaga-jaga dan mencegah hal-hal yang tak diinginkan, ada baiknya kamu memiliki salinan surat-surat atau dokumen penting yang dibutuhkan selama traveling ini. Bisa saja itu salinan paspor, visa, KTP, surat perjalanan dan lain sebagainya.

Tak lupa pula kamu memiliki salinan semua dokumen penting itu dalam bentuk soft file yang bisa disimpan di flashdisk, ataupun juga dropbox di email. Sebagian salinan surat penting itu kamu bawa, dan sebagian lagi bisa kamu tingalkan dirumah atau dipercayakan pada orang terdekatmu. Dengan memiliki salinan surat penting ini setidaknya jika dokumen aslinya hilang atau dicuri, maka kamu masih memiliki cadangan yang bisa digunakan nantinya.

Packing barang yang perlu saja

Orang yang baru traveling pertama kali biasanya bingung, tak tahu apa yang harus mereka bawa dan barang-barang apa yang harus mereka tinggalkan dirumah. Sebaiknya hal ini disesuaikan dengan lamanya kamu traveling, dan destinasi tujuan kamu nantinya. Sebisa mungkin, kamu mengemas barang yang simple dan seringan mungkin agar tak merepotkan kamu selama dalam perjalanan. Baju secukupnya, pakaian dalam, obat-obatan, peralatan mandi, gadget, dan alas kaki adalah termasuk barang-barang penting yang harus dibawa selama traveling. Selain dari itu seperti make up atau aksesories, sebaiknya kamu atur sebijak mungkin agar tak membuat aktivitas packing menjadi merepotkan dan membebani dirimu nantinya selama traveling.

Jangan berdandan yang mencolok

Ketika traveling seorang diri, sebaiknya usahakan kamu tampil senatural mungkin dan tidak menarik perhatian. Misalnya kamu tak perlu untuk mengalungi kamera, memakai topi super lebar dan kacamata atau dandanan lain yang membuatmu seprti seorang traveller yang mengunjungi tempat baru untuk pertama kali. Berdandan secara mencolok dan berlebihan seperti orang asing, akan membuat oknum tak bertanggung jawab mulai mengincarmu. Apalagi jika ditambah dengan wajah kebingunganmu, maka orang-orang jahat tersebut akan semakin mudah melakukan tindakan kriminal padamu. Karena itulah kamu sebaiknya tampil sebagaimana orang lain di sekitarmu, dan tidak usah panik jika merasa tersesat. Segera temui petugas keamanan untuk menanyakan mengenai keberadaanmu saat ini dan juga bagaimana cara yang aman untuk menuju destinasi travelingmu.

Waspadalah pada orang asing di sekitarmu

Saat traveling, bukannya tak mungkin di jalanan kamu akan bertemu dengan orang lain yang melakukan aktivitas yang sama denganmu sehingga mereka bisa jadi rekan seperjalananmu. Atau kamu juga bertemu dengan orang asing yang menawarkan bantuan padamu. Bertemu dengan orang-orang yang ramah selama traveling memang menyenagkan, tapi bukan berarti kamu bisa langsung percaya dengan orang asing di sekitarmu ini ya. Kamu perlu bersikap waspada sebab bukan tak mungkin mereka hanyalah orang jahat yang menunggu kamu lelah, untuk mengambil barang-barang berharga atau uang milikmu. Kamu juga tidak boleh sembarangan menerima makanan atau minuman dari orang yang baru kamu temui di perjalanan. Tak hanya itu kamu juga jangan sekali-kali meninggalkan atau menitipkan barang bawaanmu pada orang asing yang baru kamu kenal itu.

Hati-hati copet

Sumber: yle.fi

Jika kamu traveling ke daerah tujuan wisata yang ramai, maka satu yang harus kamu waspadai adalah copet. Saat traveling bersama rombongan, kamu mungkin tak akan terlalu kerepotan jika uangmu hilang dicopet. Setidaknya ada teman atau saudara yang bisa dipinjam uangnya lebih dahulu. Lalu bagaimana jika kamu traveling seorang diri dan uangmu kecopetan? Karena itulah jika tak ingin kejadian buruk ini terjadi, maka letakkan tas ranselmu di bagian depan tubuhmu agar resiko kecopetan bisa dihindari. Selain itu, jangan simpan dompet atau ponsel di saku belakang celana. Sebaiknya masukkan tas dan bawalah posisi ransel di bagian depan seperti yang telah disebutkan tadi. Selain itu sebaiknya hindari untuk dandan yang mencolok dan membawa uang secara berlebihan, agar tak memancing niat orang berbuat jahat padamu.

Selalu percayai instingmu

Manusia dibekali dengan insting, yang seharusnya jadi rujukan dan sesuatu yang ia percayai untuk menilai keadaan di sekitarnya. Mempercayai insting saat traveling sendirian adalah salah satu kunci kamu tetap aman dan terhindar dari masalah. Percaya dengan insting bukan berarti kamu harus berperasangka buruk pada orang lain ya. Saat di tempat yang asing, mau tak mau kamu akan berbaur bersama banyak orang yang kamu temui saat traveling ini. Jika firasat atau instingmu mengatakan seseorang itu jahat, maka sebaiknya kamu berhati-hati dengan mereka. Jika kamu merasakan ada sesuatu yang salah atau tak sesuai dengan rencanamu, maka sebaiknya kamu pegi dan hindari tempat tersebut. Percaya dengan insting akan membuatmu jadi orang yang lebih berhati-hati dan waspada dengan orang asing atau keadaan di sekitarmu.

Jangan lupa bersenang-senang

Traveling seorang diri bukan berarti kamu harus selalu tegang, takut, dan kaku. Kamu masih bisa kok bersenang-senang, dan menikmati hiburan di sekitarmu. Ingat traveling seorang diri merupakan pengalaman berharga yang mungkin tak akan terulang lagi kedepannya. Karena itulah jangan habiskan waktumu untuk mengkhawatirkan kejadian-kejdaian buruk, yang belum tentu akan terjadi padamu. Bersenang-senanglah dan nikmati perjalananmu. Cobalah hal-hal baru disekitarmu, bertemanlah dengan orang-orang baru, dan berbaurlah dengan penduduk lokal yang ramah-ramah itu. Namun tetap bersikap berhati-hati dan tidak di luar batas, harus tetap kamu terapkan agar solo travelingmu ini makin menyenangkan dan berkesan.

850

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here