Sumber: freerangetravel.com

Ribet! Mungkin itulah yang ada di fikiran Anda begitu diajak untuk membawa anak-anak saat traveling. Tak dipungkiri dibandingkan dengan tarveling sendiri, melakukan perjalanan bersama dengan anak-anak memang membutuhkan biaya, tenaga dan juga waktu yang ekstra. Karena itulah tak heran banyak traveler yang saat masih single hobi jalan-jalan kemana saja, setelah berkeluarga dan memiliki buah hati mereka mulai mengurangi kebiasaan traveling ini.

Selain mengaku untuk menghemat budget, traveling dengan anak-anak memang tidak sesimple dibandingkan jika traveling seorang diri. Apalagi jika usia buah hati masih sangat belia, orang tua kerap berfikir dua kali untuk mengajak mereka traveling ke tempat yang jauh dan perjalanannya berlangsung dalam tempo waktu yang sangat lama. Alasan anak gampang lelah, cepat bosan saat duduk berjam-jam di kendaraan, kemudian rewel, menangis dan keluhan-keluhan lain membuat orang tua kadang enggan untuk mengajak buah hati traveling jarak jauh.

Tapi traveling bersama dengan anak bukan hal yang mustahil loh untuk dilakukan. Bahkan banyak orang yang berpendapat dengan mengajak anak untuk traveling sedari dini, akan mengajarkan mereka banyak hal positif dibandingkan anak-anak yang tak pernah diajak traveling oleh orang tuanya. Tentu saja yang namanya ribet tak terpisahkan dari orang tua saat mengajak anak-anak traveling.

Namun cobalah bayangkan menjelajah tempat yang baru bersama si kecil, bermain ombak bersama mereka, naik kuda atau selfie di sudut kota Tokyo bersama buah hati menajdi impian banyak orang. Kapan lagi mengabadikan moment manis saat traveling bersama anak, karena saat sudah dewasa nanti mereka punya kesibukan dan kegemaran sendiri-sendiri. Karena itulah mulai sekarang ada baiknya Anda mempersiapkan dan juga budget untuk mengajak si kecil traveling.

Selain budget, Anda juga butuh rencana yang matang saat mengajak si kecil traveling. Selain hal-hal seperti asuransi dan mempertimbangkan kesehatan serta daya tahan buah hati, ada juga banyak pertimbangan yang perlu difikirkan oleh orang tua saat mengajak anak traveling. Untuk membuat perjalanan Anda bersama buah hati semakin menyenangkan dan tidak terlalu “drama”, maka beberapa tips berikut ini bisa sangat bermanfaat untuk dipraktekkan.

Banyak-banyak sabar

Sabar menjadi salah satu hal utama untuk orang tua yang melakukan traveling dengan buah hati mereka. Jika biasanya Anda langsung mencari taksi saat pesawat landing, maka sekarang Anda alan menemani buah hati untuk berkeliling terlebih dahulu. Anak-anak dengan segala keingintahuan mereka, tentu akan banyak bertanya pada Anda mengenai apa-apa yang dilihatnya selama dalam perjalanan. Berilah penjelasan yang simple dan mudah dimengerti oleh mereka. Selain itu sebaiknya Anda banyak-banyak bersabar saat anak-anak berhenti di suatu tempat yang lama, karena ia mengagumi atau merasa heran dengan suatu objek yang dilihat olehnya.

Jangan booking hotel secara dadakan

Mungkin saat traveling sendirian, Anda bisa dengan santai berpindah dari satu hotel ke hotel lainnya. Jika kemungkinan terburuk tak mendapatkan penginapan pun, Anda bisa dengan bebas tidur dimana saja. Namun saat mengajak anak traveling, pastikan segala akomodasinya telah terpenuhi dan terencana dengan baik. Pastikan Anda telah melakukan booking tempat menginap sebelumnya. Anda tentu tak mau bukan melihat buah hati yang kelelahan selama perjalanan, justru terlantar karena hotel dan tempat menginap lainnya telah full book? Karena itulah usahakan untuk memesan kamar menginap jauh-jauh hari sebelum traveling. Selain itu pilihlah penginapan yang ramah anak seperti memiliki arena bermain yang bebas, namun dengan pengawasan petugas keamanan yang ketat.

Beri buah hati Anda kamera

Sumber: singaporemotherhood.com

Seperti disinggung diatas, anak-anak adalah mahluk dengan rasa ingin tahu yang tinggi. Mereka tak segan untuk melakukan eksplorasi tempat-tempat yang baru dilihat atau dikunjungi. Sebaiknya sebagai orang tua, Anda tidak usah langsung panik dan melarang anak untuk melakukan ini itu. Cukup awasi saja buah hati Anda, dan pastikan tempat eksplorasi mereka ini aman dan ramah untuk anak. Ingin pengalaman yang lebih seru? Bekali buah hati And dengan kamera kecil yang berharga murah itu. Biarkan mereka dengan segala kreativitasnya, mengabadikan benda atau objek yang menurut mereka unik dan baru. Anda bisa menyimpan foto-foto tersbeut sebagai kenangan, untuk diperlihatkan pada mereka jika telah dewasa nanti.

Sesuaikan baju yang dikenakan anak dengan destinasi Anda

Sama seperti orang dewasa, pakaian anak-anak saat travelingpun harus disesuaikan dengan destinasi Anda. Misalanya jika Anda mengajak buah hati traveling ke Eropa di bulan Desember, siapkan baju hangat, jaket dan mantel tebal untuk melindungi tubuh mungil mereka dari ganasnya musim dingin disana.

Sebaliknya jika Anda berencana mengajak buah hati traveling ke Timur Tengah, maka siapkan baju yang nyaman dikenakan dan mudah menyerap keringat. Berikan pula mereka aksesoris tambahan seperti topi dan kaca mata untuk melindungi anak dari sengatan sinar matahari. Yang perlu diingat meskipun pakaian anak lebih kecil dari orang dewasa, namun tak berarti Anda bisa berlebihan membawa baju-baju mereka.

Pertimbangkanlah harga cargo jika Anda mengepak baju anak secara berlebihan. Cukup bawakan mereka pakaian yang nyaman beserta perlengkapanya seperti sepatu, kaus kaki, dan juga sandal kecil.

Siapkan obat-obatan, diaper dan snack untuk keadaan darurat

Bukan tak mungkin kondisi si kecil akan menurun karena kelelahan saat melakukan perjalanan yang jauh ini. Karena itulah Anda perlu mempersiapkan obat sebagai pertolongan pertama jika anak sakit. Selain itu, jaga kondisi tubuh putra-putri Anda selalu sehat dan terhidrasi. Oh ya untuk anak yang lebih kecil, sebaiknya siapkan diaper cadangan yang dimasukan ke dalam tas Anda.

Diaper atau popok ini akan bermanfaat jika mendadak si kecil ngompol atau buang air besar selama perjalanan. Agar tidak ribet, siapkan pula tisu basah untuk membersihkan buah hati Anda selama dalam perjalanan. Selain itu agar anak tidak bosan dan rewel selama dalam perjalanan, Anda juga bisa membawa snack secukupnya sebagai kudapan untuk anak-anak saat traveling ini. Tak hanya itu jika Anda bepergian ke negara beriklim tropis, sebaiknya bawa juga lotion anti serangga untuk mencegah buah hati Anda digigit nyamuk yang bisa saja membawa bibit-bibit penyakit.

Gunakan transportasi umum

Bila melakukan traveling ke luar negeri, transportasi umum adalah pilihan yang tepat untuk digunakan bersama dengan buah hati. Anak-anak tentu akan lebih senang jika mereka diajak traveling naik kereta, kapal atau bahkan bus. Karena itu alih-alih naik taksi dengan biaya mahal, Anda bisa memanfaatkan transportasi umum yang nyaman untuk digunakan. Untuk perjalanan domestik sendiri, saat ini di Indonesia sudah banyak transportasi umum yang nyaman dan juga bersahabat dengan anak. Namun jika menurut Anda ribet apalagi anak masih sangat kecil, mau tak mau kendaraan pribadilah yang jadi tumpuan saat traveling.

Bawa mainan secukupnya

Sumber: palaceresorts.com

Kadangkala, anak-anak akan susah berpisah dengan mainan kegemaran mereka. Atau yang lebih drama lagi, kadang anak-anak susah tidur kalau tidak ditemani boneka atau mainan favorit mereka. Membawa mainan anak saat traveling boleh-boleh saja dilakuakn. Namun jangan berlebihan. Sebelum berangkat, mintalah buah hati untuk memilih dua atau tiga mainan yang bisa dibawanya traveling. Beri pengetian bahwa tak semua mainannya tersbeut bisa dibawa dalam perjalanan. Selain itu agar traveling semakin berkesan untuk anak, masukan mainan tersebut ke tas pribadi si kecil. Mereka akan merasakan sensasi traveling pula, dengan tas atau backpack milik sendiri walau ini hanya berisi mainan saja.

Bekali anak dengan smart tracker

Selama traveling, jangan biarkan anak jauh atau terpisah dari Anda. Namun untuk mencegah hal-hal yang tak diinginkan, bekali pula buah hati dengan smart tracker untuk bisa memantau lokasi mereka. Kini banyak smart tracker dalam bentuk jam tangan atau gelang lucu yang bisa dipakai anak-anak. Alat untuk tracking ini biasanya dijual di online shop dengan harga yang bervariasi. Katakan pada anak untuk tak melepas smart tracker dari tubuh mereka. Dengan begitu sendainya Anda terpisah sementara dengan buah hati saat di bandara atau tempat ramai lainnya, Anda tetap bisa mengetahui lokasi sang buah hati diamanpun mereka berada melalui apalikasi smartphone.

Jaga passport anak Anda

Saat boarding, Anda bisa menyerahkan passport pada buah hati agar mereka bisa memberikan sendiri pada petugas bandara. Namun setelah itu, pastikan passport kembali dengan aman di tangan Anda. Jangan biarkan anak-anak bermain dengan passport mereka, saat telah tak digunakan lagi. Sama seperti untuk orang dewasa, passport anak juga merupakan bagian penting saat Anda melakukan traveling ini.

Libatkan anak dalam rencana traveling Anda

Jika anak Anda sedikit lebih besar, libatkanlah mereka dalam rencana traveling keluarga ini. Tanyakan tempat favorit mana yang ingin mereka kunjungi, aktivitas apa yang mereka lakukan disana dan lain sebagainya. Anda akan terkejut mendengar jawaban-jawaban polos dan tak terduga dari buah hati Anda. Terkadang ide liburan seru pun muncul tak sengaja, dari ceplas ceplos anak yang diajak merencanakan traveling ini.

Bawa gendongan atau stroller?

Orang tua tak jarang merasa bingung untuk membawa stroller atau gendongan bayi untuk anak yang masih sangat kecil. Stroller memang lebih praktis digunakan dan tak membuat orang tua merasa lelah. Namun perhatikan berapa kira-kira biaya cargo untuk mengangkut stroller dalam perjalanan. Selain itu, fikirkan apakah stroller ini nantinya bisa digunakan di destinasi tujuan Anda atau tidak. Jika Anda ingin berlibur di daerah perkotaan, stroller pastinya masih bisa digunakan. Namun untuk jalan-jalan ke pantai, alat ini justru akan merepotkan Anda. Karena itu, rembuklah bersama pasangan mengenai stroller atau gendongan yang akan dibawa untuk anak saat travelling ini.

Datang lebih awal

Sebaiknya Anda dan buah hati datang lebih awal agar tak ketinggalan bus, kereta atau pesawat. Jika berancana mengajak anak traveling, persiapkan mereka sejak beberapa jam sebelum keberangkatan. Pastikan barang kebutuhan mereka sudah dipacking sebelumnya. Pakaikan baju yang nyaman untuk Anak Anda. Tanyakan lagi apakah mereka ingin pergi ke toilet atau tidak. Setelah itu tak ada salahnya untuk datang satu jam lebih awal sebelum jam keberangkatan, agar resiko ketinggalan pesawat atau angkutan lain bisa diminamilisir.

239

1 COMMENT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here