Sumber: amazon.com

“Let’s get lost” mungkin istilah ini sering Anda dengan dan baca akhir-akhir ini. Ya istilah ini kurang lebih bermakna mari kita “sengaja” tersesat di tempat baru, dan berpetualang disana. Namun tak selamanya tersesat itu menyenagkan untuk para traveller. Tak jarang satu hal yang sangat ditakuti oleh orang yang sedang traveling ke tempat yang baru adalah tersesat. Tersesat di suatu tempat yang sama sekali baru dan asing ketika traveling, adalah mimpi buruk bagi banyak orang. Banyak hal yang membuat seseorang tersesat atau terpisah dari rombongannya ketika traveling.

Saat traveling ke tempat yang baru misalnya, terkadang seseorang begitu asyik menikmati pemandangan sekitar sehingga akhirnya terpisah dari rombongan yang datang bersamanya. Ada juga orang yang hilang lantaran terpisah dengan rombongannya di tempat yang ramai. Namun ada juga orang yang tersesat lantaran tak begitu mengetahui lokasi dan tempat yang mereka kunjungi itu. Perasaan panik, khawatir dan takut akan dirasakan jika kita tersesat ketika traveling ini. Meski ada yang menganggap tersesat saat traveling itu seru dan menyenangkan, namun tetap saja kebingungan di suatu kota atau tempat yang benar-benar asing dan baru membuat orang menjadi khawatir dan juga panik.

Kepanikan yang dialami traveler ketika tersesat tak jarang dimanfaatkan oleh orang tak bertanggung jawab untuk melakukan aksi kejahatan. Penjahat akan mengenali traveler yang kurang berpengalaman dari wajah panik mereka ketika sedang tersesat. Jika ini terjadi, bukan tak mungkin Anda akan jadi korban orang yang hendak melakukan kejahatan pada traveler yang panik dan tersesat ini. Karena itulah ada baiknya sebelum traveling, Anda mengenali betul kota atau daerah yang Anda kunjungi ini. Mendapatkan informasi mengenai destinasi traveling sebelum berangkat melalui internet atau rekomendasi teman dan sahabat, bisa jadi bekal untuk menghindari tersesat ketika sedang traveling. Selain itu, ada beberapa hal lain yang bisa Anda lakukan saat tersesat ketika sedang traveling seperti:

Rencanakan dengan matang

Seperti telah disinggung sedikit di atas, rencana matang sebelum berangkat traveling perlu untuk dilakukan. Memiliki rencana yang matang ini lebih seperti SOP (Standard Operating Procedure) yang harus dilakukan sebelum berangkat traveling. Perencanaan ini meliputi pencarian informasi mengenai lokasi dan keadaan destinasi traveling Anda. Mempelajarinya dari travel blog, travel website atau membaca buku bisa jadi referensi menarik untuk merencanakan traveling dan mencegah Anda jadi tersesat ketika sedang berada di kota atau tempat yang baru.

Bekali diri dengan peta, GPS, dan Google Map

Sumber: climateprotection.org

Saat traveling ke tempat yang baru, peta atau petunjuk arah lain mutlak untuk dibawa apalagi jika Anda memang belum pernah mengunjungi lokasi tersebut sebelumnya. Jika melakukan traveling ke luar negeri, pilihlah peta dengan bahasa setempat dan bahasa Inggris agar mudah dipahami oleh penduduk lokal jika Anda bertanya pada mereka. Selain peta, Anda juga bisa mengandalkan GPS dan Google Map yang bisa menunjukkan lokasi sektar Anda atau tempat yang akan dituju. Selain itu, Anda bisa juga melihat suatu blog yang kerap memberikan petunjuk arah ke suatu tempat tertentu. Sayangnya semua device tersebut hanya akan berfungsi jika ponsel Anda masih hidup atau terdapat jaringan internet di sekitar. Namun jika tidak ada, mau tak mau hanya petalah yang bisa Anda andalkan. Selain itu, Anda juga bisa mengcapture atau screen shoot informasi di blog mengenai petunjuk arah atau direction untuk menuju ke sutu tempat tertentu.

Bertanya pada orang sekitar

“Malu bertanya, sesat dijalan”. Anda bisa tersesat jika tak mau atau enggan bertanya pada penduduk sekitar ketika sedang berada di suatu tempat tertentu. Dengan berbekal peta, Anda bisa minta petunjuk arah pada orang yang ditemui di jalanan. Pastikan Anda bertanya mengenai petunjuk arah pada penduduk lokal, karena merekalah yang tahu betul seluk beluk sekitar tempat Anda tersesat tersebut. Namun Anda juga bisa bertanya pada traveller lain yang ditemui di jalanan, untuk mengetahui petunjuk arah ketika tersesat. Selain bisa mendapat petunjuk, Anda juga berpeluang mendapat teman baru lho selama di perjalanan. Mengingat Anda adalah pendatang di tempat tersebut, sebaiknya bertanya dengan bahasa yang sopan dan dengan baik-baik. Jika Anda merasa tak bisa mempercayai orang sekitar, carilah petugas keamanan yang ada di sekitar seperti satpam atau polisi yang tengah berpatroli, untuk memastikan Anda sampai di tujuan dengan selamat.

Perhatikan lingkungan sekitar

Jadilah seorang traveler yang cerdas dengan memperhatikan lingkungan sekitar. Ketika tersesat, cobalah perhatikan ada papan petunjuk jalan atau informasi lain yang bermanfaat untuk mengetahui lokasi Anda saat ini. Atau jika tidak, gunakan sebuah bangunan atau objek tertentu sebagai pengingat. Saat traveling pasti ada bangunan, patung atau objek yang menarik perhatian Anda. Ingatlah tempat tersebut untuk mengetahui darimana Anda datang sebelum tersesat. Dengan cara ini, Anda paling tidak bisa mengira-ngira lokasi tepat sebelum Anda tersesat ini. Lihat pula plang sebuah toko, restoran atau bar karena disana tertera nama jalan dan lokasi selain nama toko itu sendiri. Anda bisa menggunakan itu untuk menentukan posisis saat ini, sebelum memutuskan untuk melanjutkan perjalanan ke destinasi tujuan.

Gunakan insting Anda dan jangan panik

Saat traveling, tak ada salahnya lho untuk mempercayai insting diri Anda sendiri. Dengan insting, Anda bisa mengira-ngira kemana selanjutnya akan melanjutkan perjalanan untuk menuju tempat tertentu. Di mana jalan yang kira-kira aman untuk dilewati atau ada penduduk yang ramah dan juga bisa dipercaya untuk menemukan petunjuk arah. Tak hanya itu, sebaiknya jangan pasang muka panik dan takut ketika tersesat. Seperti telah disinggung sedikit diatas, traveler dengan wajah yang panik dan kebingungan adalah sasaran empuk bagi orang jahat yang mengincar harta atau barang bawaan mereka. Ketika sadar telah tersesat, maka berhentilah sementara untuk memperhatikan lingkungan sekitar. Masuklah nama cafe atau restoran untuk duduk dan melihat peta atau GPS Anda. Tenangkan diri Anda terlebih dahulu, sebelum melanjutkan perjalanan untuk menuju destinasi selanjutnya.

Cari kantor informasi untuk turis

Orang bisa tersesat di suatu tempat wisata yang ramai dan juga luas. Jika Anda mengalami hal ini, segera carilah kantor informasi untuk wisatawan yang pasti selalu ada di tempat tersebut. Atau bila sedang menjelajah sebuah kota kecil yang jadi objek wisata di suatu negara, ada juga kok kantor yang menyediakan informasi bermanfaat untuk para wisatawan dan traveler yang tersesat. Biasanya selalin informasi berisi peta dan petunjuk, ada juga petugas yang dengan senang hati memberi tahu Anda kemana arah yang harus dituju selanjutnya.

Telepon hotel tempat menginap

Informasi mengenai lokasi dan petunjuk arah juga bisa Anda dapatkan di suatu kota tertentu. Sebelumnya jangan lupa untuk kantongi informasi serta nomor telpon hotel tempat Anda meginap tersebut. Ketika menjelajah dan tersesat, hubungilah hotel tempat Anda menginap ini. Dengan menyebutkan nama dan nomor kamar Anda, Anda bisa minta informasi mengenai cara dan transportasi yang bisa digunakan untuk kembali ke tempat Anda menginap itu. Pihak hotel akan dengan senang hati memberi tahu lokasi dan petunjuk arah untuk kembali ke hotel tempat tamu mereka menginap sebelumnya. Karena itu pastikan sebelum keluar menjelajah, Anda membawa kartu nama dari hotel tempat Anda menginap itu. Tak cuma kartu nama, brosur atau selebaran di hotel bisa diambil agar Anda memiliki informasi lengkap mengenai alamat dan nomor telepon tempat Anda menginap ini.

Manfaatkan jasa supir taksi, ojek atau angkutan lokal lainya

Tak ada yang lebih paham lokasi dan jalanan kota atau tempat Anda tersesat itu selain supir atau pengemudi jasa angkutan di sana. Mulai dari supir taksi, ojek, bahkan hingga tukang becak pun bisa menjadi alternatif bantuan jika Anda sedang tersesat. Jika Anda sedang tersesat di berbagai tempat di Indonesia, Anda bisa dengan mudah menjelaskan pada mereka mengenai tempat tujuan Anda selanjutnya.

Dengan menumpang kendaraan yang mereka kemudikan, maka Anda pasti akan diantar ke tempat tujuan. Tapi bagaiman jika tersesat di kota-kota lain di luar negeri? Itulah manfaat Anda membawa kartu nama dari hotel atau penginapan tempat tinggal Anda sementara. Hanya tinggal menunjukkan kartu nama tersebut, pengemudi kendaraan biasanya akan memahami Anda sedang tersesat dan ingin diantarkan menuju tempat tersebut.

Istirahatlah sebentar

Sumber: intrepidtravel.com

Apa hubungannya tersesat dengan istirahat? Tak jarang orang tersesat karena kurang berkonsentrasi dan memperhatikan lingkungan sekitarnya. Treveler yang tersesat biasanya juga akan langsung panik dan bingung, yang alih-alih bisa menemukan jalan malah makin tersesat di tempat baru tersebut. Karena itulah jika Anda sedang tersesat, ada baiknya untuk berhenti sementara di suatu tempat tertentu untuk beristirahat. Duduklah sebentar, tarik nafas Anda, minumlah segelas air dingin untuk membuat pikiran semakin jernih. Anda juga bisa mengisi perut terlebih dahulu untuk mengganti energi yang hilang selama dalam perjalanan.

Biasanya ketika perut sudah kenyang dan energi terisi kembali, maka pikiran Anda pun akan kembali fokus. Anda bisa kembali mengingat tempat-tempat yang telah Anda kunjungi sebelumnya. Anda pun bisa kembali melihat peta atau GPS untuk mengetahui kemana lagi harus berjalan. Syukur-syukur ketika istirahat, Anda bertemu dengan penduduk sekitar yang ramah dan bersedia memberikan bantuan pada traveller yang tersesat.

Nikmati saja saat tersesat ini

Banyak travel blogger yang mengaku merasa tak menyesal ketika mereka sedang tersesat. Mengapa begitu? Sebab ketika sedang tersesat inilah mereka tak jarang menemukan sesuatu yang unik dan juga tak terduga. Misalnya Anda tersesat di kawasan Maliboro, Yogyakarta ketika sedang traveling ke kota Pelajar ini. Ketika berjalan di sela-sela gang pusat perbelanjaan terbesar di Yogya itu, Anda bisa menemukan kampung-kampung yang unik dengan penduduk yang ramah dan juga murah senyum. Atau mungkin ketika menjelajah Tokyo dan Anda tersesat, ada banyak hal yang bisa dieksplore dari kota tersebut. Menikmati saat tersesat bisa Anda lakukan sembari menemukan kembali jalan ke tempat tujuan sebelumnya. Namun sebaiknya pastikan tempat Anda tersesat ini aman dan ramah untuk wisatawan atau traveler. Jika Anda tersesat di pinggiran kota di mana banyak preman berkeliaran, maka segeralah cari jalan lain untuk kembali ke tempat Anda sebelumnya.

844

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here