Sumber: Paket Wisata Liburan Belitung

Saat mendengar kata area tambang, kamu mungkin akan membayangkan sebuah lokasi yang jauh dari pusat kota dan dipenuhi dengan alat-alat berat. Memang betul demikian suasananya, tapi area tambang ini biasanya akan ditinggalkan ketika sumber daya di tempat tersebut sudah habis ditambang.

Hasilnya, area tambang tersebut terlantar begitu saja. Namun, ada beberapa area bekas tambang yang memiliki pemandangan mempesona meski sudah ditinggalkan. Bahkan area bekas tambang ini bisa jadi spot foto yang keren untuk media sosialmu.

Penasaran 10 tempat wisata bekas tambang apa saja yang hits di Indonesia? Yuk, simak daftarnya berikut ini!

Telaga Biru Cisoka, Tangerang

Sumber: Blog Reservasi

Telaga Biru Cisoka merupakan area bekas galian pasir di Kampung Cigaru, Cisoka. Lubang bekas galian pasir ini menampung air hujan selama beberapa waktu hingga akhirnya menjadi sebuah kolam atau telaga.

Meski airnya berasal dari air hujan, tempat wisata yang dikenal sebagai Danau Biru Cigaru ini memiliki air berwarna biru. Hasilnya area bekas tambang ini menjadi sangat cantik dan banyak dikunjungi oleh wisatawan.

Untuk masuk ke area ini, para pengunjung hanya perlu membayar parkir sebesar 2.000 rupiah utnuk motor dan 10.000 rupiah untuk mobil. Jika ingin mengelilingi telaga dengan perahu kecil, kamu perlu membayar 20.000 rupiah.

Tebing Breksi, Yogyakarta

Nama Tebing Breksi di Yogyakarta pasti sudah tidak asing lagi di telinga wisatawan. Tebing Breksi adalah area bekas tambang batu kapur yang berasal dari endapan abu vulkanik akibat letusan Gunung Api Purba Nglanggeran. Setelah ditinggalkan oleh perusahaan pertambangan, tempat tersebut kini menyisakan tebing kapur yang menjulang tinggi. Tebing kapur inilah yang menjadi latar belakang favorit para wisatawan untuk mendapatkan foto keren.

Untuk mengunjungi tempat wisata alam yang dibuka sejak tahun 2015 ini, wisatawan hanya perlu membayar biaya parkir sebesar 2.000 rupiah dan tiket masuk yang dihargai seikhlasnya.

Telaga Ngipik, Gresik

Telaga Ngipik berada di kawasan industri Gresik, Jawa Timur. Tempat wisata yang satu ini merupakan area bekas tambang tanah miliki perusaahan Semen Gresik. Lubang-lubang yang tadinya tercipta karena galian para pekerja, kini berubah menjadi telaga setelah terisi air hujan. Telaga-telaga air ini dikelilingi oleh pepohonan yang rimbun sehingga suasananya sangat asri dan sejuk.

Brown Canyon, Semarang

Sumber: Metro Semarang

Tempat wisata berikutnya adalah Brown Canyon di kecamatan Tembalang. Meski dibuka sebagai tempat wisata, ternyata Brown Canyon ini masih aktif juga digunakan sebagai area tambang. Jadi pada siang hari, kamu akan melihat banyak truk dan alat berat yang sedang digunakan.

Akibat penambangan ini, terciptalah sebuah bukit batu bekas galian. Karena pemandangannya yang mempesona ini, ada banyak orang yang datang untuk mengambil foto. Sayangnya tempat wisata ini masih menjadi kontroversi lantaran masih merupakan area tambang yang aktif dan bisa membahayakan para pengunjung.

Bukit Kapur Arosbaya, Madura

Bukit Kapur Arosbaya yang berada di Madura ini merupakan area bekas tambang batu kapur. Objek utamanya adalah batu-batu dengan bekas kerukan yang cukup unik dan keren. Berkat penyebaran foto di media sosial, kini ada banyak wisatawan yang berkunjung ke sini untuk hunting foto keren.

Danau kaolin, Belitung

Area bekas tambang yang cukup populer di tanah air berikutnya adalah Danau Kaolin di Belitung yang. Bekas kerukan kegiatan penambangan ini terisi air hujan dan tercampur dengan mineral sehingga airnya berwarna biru bersih. Area pinggiran kolamnya merupakan batu berwarna putih. Dengan demikian, pemandangannya sangat indah dan terlihat kontras. Kini Danau Kaolin merupakan salah satu tempat wisata yang wajib dikunjungi saat berada di Belitung.

Bukit Puthuk Krebet, Tulungagung

Bukit Puthuk Krebet merupakan sebuah area bekas tambang batu hijau dan tembaga di Tulungagung. Setelah ditinggalkan, kini area tersebut memberikan pemandangan indah dari bukit dan tiga buah telaga warna hitam kecokelatan, hijau tosca, dan hijau lumut. Perbedaan warna air pada telaga ini disebabkan campuran air hujan dengan zat-zat yang ada pada batu dan tanah di sekitarnya.

Lubang Tambang Mbah Soero, Sumatera Barat

Area bekas tambang yang satu ini bisa dibilang sebagai tempat wisata alam yang bersejarah. Lubang Tambang Mbah Soero yang ada di Sumatera Barat ini merupakan bekas tambang batu bara yang sudah ada sejak jaman penjajahan Belanda, tepatnya pada tahun 1898.

Lubang-lubang yang sudah tidak digunakan untuk pertambangan ini kini direnovasi dan dibuka untuk wisatawan. Area yang panjangnya mencapai puluhan kilometer ini tidak hanya meninggalkan sejarah tapi juga foto yang berkesan.

Bukit Jamur, Gresik

Sumber: Trivindo

Bukit Jamur di Gresik tadinya merupakan bekas galian tambang batu yang ditutup pada tahun 2008 silam. Bekas galiannya dibiarkan begitu saja dan membentuk sebuah bukit yang menyerupai jamur. Bentuknya yang unik ini menjadi perhatian sejumlah wisatawan.

1065

1 COMMENT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here