Sumber: deliveroo.com

Bagi seorang muslim traveler, mencari makanan halal saat traveling kadang menjadi hal yang sangat sulit untuk dilakukan. Jika mereka mengunjungi negara-negara yang mayoritas penduduknya beragama Islam seperti Indonesia, Malaysia atau negara dan kota di kawasan Timur Tengah; mencari makanan halal memang bukan hal yang sulit untuk dilakukan. Hampr di setiap tempat mereka bisa menemukan makanan halal, yang bisa disantap tanpa rasa kahawatir.

Namun bagaimana jika traveler muslim ini melakukan perjalanan keliling dunia yang tentu saja tak semua negara yang mereka kunjungi itu mayoritas penduduknya adalah Islam. Tentu mencari makanan yang halal dan sesuai dengan syariah adalah hal yang lumayan sulit untuk dilakukan. Diperlukan tips, trik atau cara khusus agar para traveler muslim ini bisa menyantap makanan halal di negara-negara yang mereka kunjungi ini.

Meskipun sulit menemukan makanan halal di negara-negara tertentu, hal ini tak menghalangi traveler muslim untuk melakukan perjalanan keliling dunia. Memang perlu kehati-hatian dan kesabaran bagi traveler muslim, untuk menemukan makanan halal di negara minoritas umat Islam yang mereka kunjungi. Bukan berarti para traveler muslim ini tak bisa menikmati asyiknya traveling ke berbagai penjuru dunia. Mereka tetap bisa melakukan perjalanan keliling dunia, menikmati pemandangan alam dan keunikan destinasi traveling mereka, tanpa harus ragu akan kelaparan atau tak bisa menemukan makanan halal untuk disantap.

Banyak kok travel blogger Muslim yang sukses berkeliling dunia dan tetap menemukan makanan-makanan halal yang bisa mereka santap setiap saat. Para traveler muslim ini kemudian membagikan tips dan trik mereka untuk bisa tetap traveling nyaman ke berbagai penjuru dunia, tanpa harus merasa khawatir tak bisa menyantap makanan halal yang memang wajib untuk dipatuhi mereka yang beragama Islam. Apa sajakah tips dan trik tersebut?

Bawa bekal makanan dari rumah

Sumber: rumahmesin.com

Traveler yang khawatir tak bisa menemukan makanan halal di destinasi tujuan mereka. Bisa membawa bekal makanan saat packing. Hal ini tentu bukan hal yang sulit untuk traveler asal Indonesia, di mana lauk yang dikemas kering dan awet serta tahan lama dengan mudah ditemukan di mana saja dan cocok untuk dbawa traveling. Ada rendang, sambal, sambal goreng, abon dan aneka lauk pauk yang bisa dibeli dengan mudah serta dipack sebagai bekal untuk traveling.

Dengan cara ini, Anda tak perlu khawatir tidak bisa menemukan makanan halal di tempat tujuan nantinya. Bahkan tak hanya traveler muslim saja, kebanyak orang Indonesia yang melakukan traveling ke berbagai negara juga membawa lauk pauk kering ini sebagai bekal makanan. Pasalnya mereka khawatir tak cocok dengan cita rasa kuliner di tempat tujuan yang terkadang minimalis bumbu, sehingga kurang terasa menggigit di lidah orang Indonesia pada umumnya.

Bawa alat makan sendiri

Tak ada salahnya saat traveling, Anda membawa alat makan sendiri seperti garpu, sendok atau sumpit. Ini penting sebab mungkin Anda khawatir bawa alat makan di restoran yang Anda tuju tidak dicuci bersih, sehingga mungkin saja tercampur dengan alat makan lain yang tidak  halal.

Untuk mengatasi hal ini, mungkin Anda bisa membawa alat makan pribadi yang kemudian bisa Anda bersihkan sendiri pula. Bila khawatir alat makan ini tak akan lolos pemeriksaan benda logam saat di bandara, Anda bisa membelinya di tempat tujuan traveling Anda.

Masak makanan Anda sendiri

Bagi Anda yang traveling ke luar negeri dan memilih untuk menyewa apartment atau homestay, bisa mencoba untuk memasak sendiri makanan Anda. Tentu saja cara ini cukup efektif untuk mengurangi resiko Anda menyantap makanan yang tidak halal. Anda bisa membeli sayur, buah, dan telur sebagai bahan makanan yang terjamin kehalalannya. Untuk tambahan protein, pilihlah seafood seperti ikan, udang atau kerang-kerangan yang pastinya halal untuk disantap.

Jika ingin menyantap daging, carilah yang telah memiliki logo halal pada kemasanya. Setelah itu Anda tentu lebih baik bagi Anda untuk memasak makanan sendiri kemudian. Selain mengurangi resiko menyantap makanan non halal, cara ini juga jauh lebih hemat dibandingkan Anda sering keluar untuk makan yang pastinya akan membuat anggaran traveling Anda semakin ketat.

Lakukan research

Seperti yang telah disebutkan di atas, banyak traveler muslim yang sukses berkeliling penjuru dunia tanpa mengeluh sulit untuk menemukan makanan halal. Anda bisa menjadikan pengalaman yang kadang mereka tulis di blog atau website itu sebagai referensi. Anda bisa melakukan research atau pencarian di internet dan media sosial, untuk menemukan tempat di mana muslim bisa menyantap makanan halal tanpa harus merasa khawatir.

Selain itu Anda juga bisa mengetahui mengenai nama-nama bahan makanan yang termasuk halal atau haram dalam bahasa lokal. Jika traveling ke Italia, caritahulah bahasa lokal untuk menyebut daging babi, wine, atau bumbu-bumbu mengandung alkohol sehingga Anda bisa menghindarinya ketika sedang bersantap atau berbalanja bahan makanan.

Pilih bahan makanan yang alami/vegetarian

Saat traveling ke suatu negara tertentu, sempatkan waktu untuk berkunjung ke pasar tradisional atau farm market di mana penduduk lokal banyak yang menjual hasil bumi mereka disana. Selain bisa mendapat bahan makanan dengan harga murah, Anda bisa memilih dan memilih sendiri bahan-bahan yang halal untuk disantap. Ada baiknya bagi Anda untuk memilih bahan makanan yang alami seperti sayur, buah, madu, susu kedelai, dan almond atau telur dan seafood yang lebih dijamin kehalalannya daripada daging-dagingan.

Apalagi jika Anda tidak tahu apakah itu daging halal, atau disembelih dengan cara yang Islami. Anda bisa menyimpanya sebagai bahan makanan saat kembali ke apartment atau menyimpan buah dan sayur serta susu di kulkas tempat hotel Anda menginap. Jika benar-benar ragu, tak ada salahnya kok menjadi vegetarian untuk sementara waktu ketika traveling. Selain mencegah Anda untuk menyantp makanan berbahan daging yang belum tentu halal, vegetarian juga gaya hidup yang sangat sehat dan tak ada salahnya untuk Anda coba selama travling ini.

Bertanya pada pelayan

Pembeli adalah raja, maka Anda berhak untuk bertanya pada pelayan untuk mengetahui bahan-bahan dari makanan yang mereka hidangkan ketika Anda makan di luar atau restoran. Bertanyalah dengan sopan apakah makanan yang dihidangkan itu mengandung daging babi dan alkohol, yang tentunya dilarang untuk Anda santap. Jika tidak ada, mintalah untuk menghidangkan makanan berbahan sayur, buah, telur, dan seafood saja. Bahkan jika memungkinkan, Anda bisa meminta pelayan untuk menghidangkan makanan halal yang bisa Anda santap ketika makan di restoran ini.

Cari resto atau kafe dengan logo halal

Sumber: hype.my

Islam adalah salah satu agama yang dianut oleh sebagian besar penduduk bumi ini. Hal ini ditanggapi secara positif oleh bidang pariwisata di berbagai negara, untuk membentuk wisata ramah muslim guna meningkatkan kunjungan wisatawan dan traveler muslim ke negara-negara mereka. Salah satu cara untuk mewujudkan wisata ramah muslim ini, adalah dengan memberikan logo halal pada restoran-restoran di kota-kota yang banyak didatangi oleh wisatawan dan traveler muslim.

Logo halal ini bisanya terlihat di kaca bagian depan restoran, di mana Anda bisa bersantap disana dengan tenang dan juga nyaman. Logo halal ini kadang juga tak terlihat di bagian depan resto, namun berbentuk sertifikat yang bsiasanya digantung di bagian dalam resto atau kafe. Karena itulah ketika hendak bersantap, pastikan restoran yang Anda tuju ini memiliki sertifikat halal yang sah dari pemerintah setempat.

Cari resto dengan pemilik keturunan muslim

Jika Anda tak menemukan resto atau kafe berlogo halal, pilihan selanjutnya adalah menuju resto atau kafe yang dimiliki oleh orang Islam. Restoran nasi Padang bisa jadi alternatif bagi traveler muslim asal Indonesia, untuk menemukan makanan halal di luar negeri. Apalagi resto yang dikelola oleh orang Padang dari Indonesia ini dengan mudah bisa kita jumpai di berbagai penjuru negara di Asia, Eropa dan Amerika.

Selain itu restoran milik keturunan Melayu, Arab dan India di mana pengelolanya sebagian besar adalah muslim, adalah tempat yang bisa dituju untuk bersantap dan menyediakan makanan halal untuk Anda. Referensi tentang resto yang dikelola oleh orang Arab, India atau Melayu ini bisa Anda temukan dengan mudah di Internet.

Perhatikan snack atau makanan ringan yang Anda beli

Sama seperti ketika di Indonesia, tak ada salahnya bagi Anda untuk melihat ada atau tidaknya logo halal pada snack atau makanan cepat saji yang ingin Anda beli. Di luar negeri sana, sudah banyak kok makanan dan minuman ringan berlogo halal yang bisa jadi alternatif untuk disantap ketika sedang traveling. Lihat kemasan dari produk tersebut, dan pastikan makanan dan minuman ringan ini memiliki logo halal sehingga Anda bisa menyantapnya dengan tenang dan tanpa rasa khawatir.

Roti dan kue tak semuanya halal

Mungkin Anda berpikir bahwa makanan seperti roti dan kue itu pasti halal dan tak mengandung pork atau daging babi di dalamnya. Namun anggapan tersebut tak selamanya benar loh. Ada cake atau kue yang dibuat dengan mencampurkan wine, rum, atau lemak babi untuk membuat cita rasanya semakin khas dan juga lezat. Karena itulah ketika Anda ingin menyantap kue atau cake, pilihlah yang memiliki logo halal atau jangan segan bertanya pada pelayan mengenai bahan-bahan untuk membuat cake ini.

Merapat ke restoran vegetarian atau seafood

Tak seperti di Indonesia, restoran vegetarian dengan mudah bisa kita temukan di berbagai tempat di luar negeri. Jika khawatir tak bisa menemukan makanan halal, cobalah datang ke restoran vegetarian ini. Anda akan diberi hidangan berbahan sayur dan buah yang pastinya halal untuk disantap. Selain itu, restoran yang khusus menyediakan seafood juga bisa jadi referensi tempat bagi traveler muslim menyantap makanan dengan tenang.

Seafood seperti ikan, kerang, udang dan kepiting bisa jadi alternatif terbaik untuk disantap. Namun untuk berjaga-jaga mintalah pelayan menghindari bumbu seperti wine yang mungkin akan digunakan guna memasak makanan di resto vegetarian atau seafood ini. Pasalnya ada sejumlah restoran vegetarian dan seafood yang tidak menggunakan bahan mengandung daging babi, tapi memasak makanan dengan wine atau alkohol.

314

1 COMMENT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here