Sumber: I Amsterdam

Liburan ke Belanda tidak melulu tentang Amsterdam, kincir angin yang tersohor, dan bunga tulip yang cantik. Cobalah untuk meluangkan waktu dan berkunjung ke Volendam, sebuah desa nelayan yang begitu damai dan memiliki pemandangan indah.

Volendam ini berada tidak jauh dari Amsterdam, tepatnya ada di tepi danau IJsselmeer. Jika kamu berangkat dari Amsterdam, kamu bisa menaiki bus umum nomor 316 dari Stasiun Amsterdam / CS IJzijde. Stasiun bis ini berada di belakang Stasiun Kereta Centraal Amsterdam. Bis ini berada di lantai atas, di belakang platform 14 dan 15. Perjalanan menuju Volendam ini hanya memakan waktu 45 menit saja.

Perjalanan menuju Volendam

Bagi kamu yang bepergian menggunakan OV-chipcard, satu orang penumpang akan dikenai tarif sekitar 4,39 EUR. Jika tidak memiliki OV-chipcard, kamu bisa menggunakan tiket unlimited Waterland yang bisa digunakan untuk perjalanan menggunakan bus Amsterdam, Edam, Volendam, Marken, Monnickendam, Purmerend, dan Broek. Harga tiket unlimited Waterland ini hanya 10 EUR. Jika melakukan pembelian secara online, kamu bisa mendapatkan potongan hingga 10%.

Rute tour

Desa nelayan ini tidak terlalu luas dan sudah berumur tua. Volendam terkenal dengan pelabuhan yang indah, kehadiran pasar ikan, serta pakaian tradisional Belanda karena sejumlah warga di sana masih menggunakannya untuk kegiatan sehari-hari.

Acara berkeliling Volendam ini biasanya dimulai dengan berjalan menyusuri De Dijk. De Dijk ini adalah wilayah di sekitar pelabuhan utama yang terdiri atas pusat perbelanjaan dan perumahan yang khas Eropa. Di sini juga kamu bisa melihat aneka kapal yang sedang berlabuh. Namanya saja desa nelayan, sudah pasti kapal-kapal ini menjadi daya tarik tersendiri. Di sudut lainnya kamu bisa melihat rumah tradisional yang terbuat dari kayu. Rasanya seperti terbawa mesin waktu ke masa lampau. Sangat sayang jika tidak kamu abadikan dalam jepretan kamera.

Volendam kental akan budaya dan sejarah

Biasanya, wisatawan yang berkunjung ke Volendam adalah mereka yang menyukai sejarah atau ingin merasakan kehidupan di masa lampau khas Belanda, khususnya kegiatan nelayan di masa lampau. Rumah-rumah tradisional masih dipertahankan hingga saat ini. Bagian pusat desa Volendam ini juga sering disebut sebagai labirin oleh wisatawan karena jalannya sempit dan banyak cabang.

Untuk berkeliling desa Volendam, kamu tidak perlu menyewa mobil. Gunakan saja sepeda atau berjalan kaki. Bersantailah dan nikmati waktumu selagi berada di desa Volendam. Jika sudah puas berkeliling di daratan desa ini, jangan lewatkan kesempatan untuk menikmati laut dengan menaiki kapal. Harga sewa kapal untuk berlayar ini beragam tergantung pada ukuran dan jenis kapal yang akan kamu gunakan. Pastikan menyewanya bersama banyak orang agar lebih irit ya.

Meski namanya desa nelayan, kamu tetap bisa menemukan deretan toko modern yang dibalut bangunan tradisional. Selain menyusuri aneka toko, kamu wajib pergi ke Museum Palingsound. Di museum ini kamu bisa mempelajari bagaimana cara pembuatan belut asap. Ada juga Museum Volendam untuk mempelajari sejarah dan aneka cerita rakyat Volendam. Untuk koleksi bersejarah dan berseni, mereka memiliki koleksi artefak, pakaian tradisional, diorama kehidupan warga Volendam di abad 19, serta aneka lukisan para seniman yang pernah berkunjung ke Volendam.

Kuliner di Volendam

Bagi kamu yang mencari makanan hasil olahan susu seperti keju, kunjungilah Cheese Factory. Cheese Factory ini merupakan salah satu objek wisata terbaru di desa Volendam. Di sini kamu bisa melihat proses pengolahan susu hingga menjadi keju. Serunya, kamu diperkenankan untuk mencicipi keju yang baru saja jadi atau fresh. Tidak perlu khawatir dengan bahasa karena ada pemandu wisata yang bisa menjelaskan kepadamu dalam bahasa Inggris.

Sama seperti daerah yang berada di tepi pantai atau laut lainnya, desa Volendam ini juga terkenal dengan hidangan laut. Selain udang dan kerang, hidangan laut yang paling populer di desa Volendam adalah belut asap dan ikan. Ikan di sini dimasak dengan cara yang unik yaitu menggunakan saus mentega dan cuka. Seperti apa rasanya? Kamu harus datang dan cicipi sendiri! Restoran yang menyajikan hidangan laut ini ada banyak di desa Volendam, beberapa di antaranya terhubung dengan hotel.

Waktu yang tepat untuk mengunjungi Volendam adalah pada saat musim panas (Juni hingga Agustus) di mana cuacanya sangat mendukung kegiatan di luar ruangan. Pada musim panas juga akan ada banyak orang yang berkumpul di sini untuk melakukan olahraga air sehingga suasananya sangat hidup. Hindari bepergian pada saat musim dingin karena cuacanya sangat dingin dan sinar matahari bisa tidak muncul sama sekali.

Warga desa Volendam ini juga memiliki sebuah perayaan yang sayang untuk dilewatkan yaitu Kermis yang diadakan setiap akhir pekan pertama di bulan September. Pada kesempatan ini seluruh warga akan pergi keluar untuk makan, minum, bermain game, dan masih banyak lagi.

Baca Juga: 7 Bangunan Peninggalan Belanda yang Tak Lekang Waktu

Terdengar sangat menyenangkan, ya. Yuk, segera rencanakan keberangkatanmu menuju Volendam di musim panas nanti!

242

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here