Sumber: Tribun Travel

Di dunia ini ada 5 macam rasa yang bisa dideteksi oleh lidah. Ada asam, manis, asin, pedas, dan pahit. Masing-masing orang pun memiliki rasa favoritnya. Bagi kamu yang seorang penggemar cabai, pasti kalau menyantap kuliner harus ada rasa pedasnya. Tidak jarang juga kamu membawa sambal botolan selagi berlibur ke luar negeri agar rasa kulinernya semakin mantap.

Tapi, kalau kamu mencicipi 8 kuliner pedas dari seluruh dunia berikut ini sepertinya sambal botolan sudah tidak diperlukan lagi!

Sambal Ulek – Indonesia

Bagi mayoritas orang Indonesia, sambal adalah hal yang wajib ada untuk menemani santapan. Dari sekian banyak jenis sambal yang ada di Indonesia, yang paling favorit adalah sambal ulek yang murni dibuat dari cabai rawit merah dan sedikit garam.

Lidah orang Indonesia mungkin sudah terbiasa dengan rasa pedas yang dahsyat ini, tapi bagi orang lain rasanya sangat membakar lidah. Sambal ulek ini sangat cocok untuk disantap bersama dengan aneka lauk seperti ayam goreng, tempe goreng, tumis sayur, soto, dan masih banyak lagi.

Suicide Chicken – Amerika Serikat

Sumber: Daily Post

Dari namanya saja sudah mengerikan ya, suicide chicken alias ayam bunuh diri. Tapi nama makanan yang satu ini tampaknya sesuai dengan rasanya yang amat sangat pedas sehingga orang yang memakannya merasa seperti mau bunuh diri.

Saus yang digunakan untuk memasak kuliner ini adalah saus tabasco, potongan cabai kering, dan cabai segar cincang. Setelah dilumuri dengan saus tersebut, daging ayam pun digoreng hingga matang. Kebayang kan seperti apa pedasnya?

Jerk Chicken – Karibia

Masih seputar olahan daging ayam, kini kita beralih ke kawasan Karibia. Nama kuliner yang satu ini adalah Jerk Chicken. Kuliner ayam bakar khas Jamaika ini dimasak dengan aneka rempah-rempah seperti cengkeh, kayu manis, pala, dan tentunya cabai. Cabai yang digunakan adalah cabai scotch bonnet yang konon katanya adalah salah satu cabai terpedas di dunia. Warnanya tidak begitu merah dan terlihat seperti ayam bakar biasa, namun begitu menyantapnya dipastikan kamu akan segera mencari air untuk menghilangkan rasa pedasnya.

Vindaloo – India

Kuliner pedas berikutnya berasal dari India dan masih seputar olahan daging ayam. Kuliner bernama Vindaloo ini menggunakan aneka rempah-rempah seperti adas, biji mostar, ketumbar, jahe, dan cabai kering. Daging ayamnya juga dibalur menggunakan cuka sehingga rasa pedasnya semakin kuat. Rasa pedasnya tidak hanya menyerap ke daging, tapi juga sampai ke tulang-tulangnya. Kalau kamu tidak suka dengan daging ayam, kuliner Vindaloo ini juga tersedia menggunakan daging kambing yang tidak kalah nikmat dan pedas.

Wot – Ethiopia

Ethiopia terkenal sebagai negara termiskin di dunia. Kondisi negaranya begitu gersang, namun siapa sangka kalau negara yang satu ini memiliki kuliner yang nikmat dan pedas? Kuliner tersebut adalah Wot. Rahasia dari rasa pedas kuliner ini adalah 1 kg bawang merah, 1 kg bawang putih, beberapa ons jahe, dan campuran cabai kering sebanyak 1 kg. Daging yang digunakan adalah daging ayam dan telurnya. Bahan-bahan tersebut dimasak bersama injera atau roti khas Ethiopia hingga matang. Kalau kamu berminat untuk mencicipinya, siapkanlah air minum yang banyak dan obat sakit perut ya.

Tom Yum – Thailand

Kuliner kebanggaan masyarakat Thailand ini sudah mendunia, bahkan kamu bisa menemukannya dengan mudah di Indonesia. Rasanya pedas dan agak asam, jadi sambil kepedasan kamu akan merasa segar juga. Pokoknya bikin nagih dan membuatmu ingin menyuap terus.

Warna kuah Tom Yum ini bening kemerahan. Isinya ada daging ayam, daging sapi, udang, cumi, ikan, dan sebagainya tergantung dari selera orang yang memasaknya.

Papa a la Huanacina – Peru

Sumber: Pepper Scale

Namanya memang agak sulit untuk diucapkan, Papa a la Huancaina. Kuliner yang satu ini berasal dari Peru. Pada dasarnya kuliner ini adalah salad sayur-sayuran. Sekilas dilihat dari warna dan penampilannya, kamu tidak akan menyangka kalau kuliner ini sangat pedas.

Isi salad ini biasanya adalah kentang rebus, selada, buah zaitun hitam, jagung, dan telur rebus. Kemudian bahan-bahan ini disiram dengan saus Huancaina yang berwarna kuning. Saus Huancaina ini sendiri dibuat dari susu kental, keju, garam, dan cabai Amarillo. Jangan terkecoh dengan penampilannya ya karena rasanya amat pedas.

Baca Juga: Daftar Kuliner Pedas Nikmat di Yogyakarta

Kimchi – Korea

Karena tingkat kepopulerannya, kami yakin kalau kamu sudah pernah mendengar kuliner Kimchi. Kimchi ini adalah kuliner hasil fermentasi sawi putih yang sudah dibalur dengan pasta cabai. Rasanya asam dan pedas. Jadi kalau kamu tidak kuat dengan rasa asam dan pedas, siapkan air minum secukupnya ya untuk menghilangkan rasa yang menggigit tersebut.

Orang Korea biasanya memakan Kimchi ini bersama dengan nasi sebagai pelengkap hidangan. Kalau dibandingkan dengan makanan Indonesia, posisinya seperti acar atau kerupuk.

Dari kedelapan kuliner pedas di dunia tadi, kuliner apa saja yang sudah pernah kamu cicipi?

181

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here