Sumber: Samurai Guide

Pesona bunga sakura di Jepang pada saat musim semi memang tidak ada tandingannya. Tidak heran kalau ada banyak wisatawan mancanegara yang berbondong-bondong liburan ke Jepang pada musim semi. Tapi tahukah kamu kalau musim panas di Jepang tidak kalah menawannya dengan musim semi karena ada banyak festival menarik yang sayang untuk dilewatkan begitu saja?

Ya, Jepang adalah salah satu negara yang memiliki banyak festival. Kebanyakan festival di Jepang ini diadakan pada musim panas dengan alasan cuaca yang cerah dan biasanya diadakan sebagai bentuk penghormatan kepada leluhur serta menghalau roh jahat.

Daripada penasaran, langsung saja simak daftar festival musim panas di Jepang yang tidak boleh kamu lewatkan berikut ini ya!

Festival Tanabata

Sumber: Zooming Japan

Festival yang pertama adalah Festival Tanabata. Festival ini diadakan pada hari 7 Juli setiap tahunnya. Dalam festival ini, para pengunjung bisa menuliskan permohonan di atas kertas warna-warni yang disebut sebagai tanzaku. Konon permohonan tersebut akan terkabulkan. Kertas-kertas tersebut kemudian akan digantungkan di ranting bambu yang disebut sebagai pohon harapan. Pada jaman dulu, pohon harapan ini akan dilarung ke laut lepas sebagai puncak perayaan. Namun saat ini sudah tidak lagi dilakukan.

Ada cerita rakyat terkait festival ini, yaitu cerita cinta antara putri raja langit yang pandai menenun dengan seorang penggembala sapi. Keduanya menjadi malas bekerja setelah menikah sehingga raja langit murka kemudian memisahkan mereka dengan Sungai Amanogawa (galaksi Bima Sakti) dan hanya mengijinkan mereka bertemu pada hari ke 7 bulan ke 7.

Hujan yang turun pada saat Festival Tanabata ini disebut sebagai Sairuiu, yaitu tetesan air mata sang putri raja langit dan penggembala sapi.

Festival Hanabi

Festival berikutnya adalah Festival Hanabi atau festival kembang api. Perayaan terbesar di Jepang ini biasanya diadakan di sejumlah prefektur Jepang. Tujuan utama dari diadakannya Festival Hanabi ini adalah untuk mengusir roh jahat, kekuatan gelap, dan iblis.

Atraksi utamanya adalah di mana ratusan kembang api dinyalakan bersamaan untuk menerangi langit malam Jepang. Kembang api ini bukan kembang api biasa karena memiliki aneka warna dan bentuk yang sangat cantik. Biasanya Festival Hanabi ini diadakan dari bulan Juli hingga Agustus setiap tahunnya.

Festival O-Bon

Festival O-Bon adalah festival yang diikuti oleh para pemeluk agama Buddha di Jepang. Perayaan tahunan ini adalah kegiatan untuk memperingati arwah leluhur. Mereka percaya pada Festival O-Bon ini arwah para leluhur akan kembali ke bumi untuk berkumpul dengan keluarganya masing-maisng. Festival ini diadakan pada pertengahan bulan Agustus.

Festival Tsukimi

Kalau sebelumnya kita sudah membahas festival untuk mengusir roh jahat dan menghormati leluhur, maka kali ini kita akan membahas Festival Tsukimi yang diadakan untuk menghormati musim gugur.

Biasanya festival ini diadakan pada bulan September hingga Oktober. Atraksi utama dari Festival Tsukimi ini adalah kehadiran aneka makanan khas seperti Tsukimi Dango, Tsukimi Soba, dan Tsukimi Udon.

Baca Juga: Ingin Menikmati Festival Songkran? Simak Dulu Tipsnya!

Festival Hakata Gion Yamakasa

Festival Hakata Gion Yamakasa biasanya diadakan setiap tahunnya sekitar tanggal 15 Juli. Atraksi utama dari festival ini adalah pengarakan patung Yamakaza seberat 1 ton yang dibawa oleh banyak pria berseragam khusus.

Tenjin Matsuri

Festival berikutnya adalah Tenjin Matsuri, salah satu festival terpopuler yang ada di Jepang. Biasanya festival ini diadakan pada tanggal 24 hingga 25 Juli setiap tahunnya. Perayaan ini diadakan untuk menghibur Dewa Sugawara Michizane, dewa keilmuan. Festival ini selalu diadakan di kawasan Kuil Tenmagu.

Festival Awa Odori

Sumber: GaijinPot Blog

Festival yang satu ini diadakan setiap tanggal 12 hingga 15 Agustus di Prefektur Awa. Atraksi utamanya adalah ratusan penari tradisional yang menarikan tarian Awa di sepanjang jalan utama. Festival ini diadakan sebagai penyambut Festival O-Bon.

Akita Kanto Matsuri

Akita Kanto Matsuri adalah sebuah festival yang terkait dengan Festival Tanabata. Festival ini hanya diadakan di kota Akita saja. Biasanya Akita Kanto Matsuri ini diadakan setiap tanggal 3 hingga 6 Agustus setiap tahunnya.

Beberapa atraksi festival yang menarik adalah kegiatan di mana para pemain akan berusaha menyeimbangkan sebuah tiang bambu panjang yang disebut sebagai kanto. Kanto ini dilengkapi dengan susunan lampion yang terbuat dari kertas. Suasana akan semakin meriah ketika gebukan drum dimulai. Sangat menarik untuk disimak.

Nebuta Matsuri

Festival yang terakhir adalah Nebuta Matsuri. Festival ini juga dikenal sebagai festival api. Nebuta sendiri adalah sebuah lampion berukuran besar yang memiliki bentuk boneka kabuki atau hewan yang kemudian dipakaikan pakaian untuk diarak. Para pengunjung akan disuguhi aneka pertunjukan seni seperti tarian, musik, hingga taiko. Festival ini selalu diadakan setiap tanggal 2 dan tanggal 7 Agustus di kota Aomori.

369

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here