Bicara soal Semarang, apa yang terlintas di benakmu mendengar ibu kota Jawa Tengah ini? Rata-rata pasti menjawab Lawang Sewu dan lunpia, dua ikon kota Semarang untuk urusan wisata serta kulineran. Tapi nggak cuma dua hal itu, ada banyak tempat sarapan enak di Semarang yang menarik untuk dieksplorasi.

Apalagi Semarang dikenal sebagai salah satu pusat kuliner di Indonesia. Pada tahun 2015, Kementerian Pariwisata menetapkan Semarang sebagai salah satu destinasi kuliner unggulan. Beragam makanan khas dengan cita rasa yang sudah tidak diragukan lagi mampu menarik perhatian wisatawan. Banyak wisatawan yang menjadikan wisata kuliner sebagai aktivitas yang wajib dilakukan saat berlibur di Semarang. Sebelum mulai menjelajah dan berwisata, ada baiknya sarapan dulu mengisi tenaga. Yuk, catat lokasi surga kuliner di Semarang!
  1. Lunpia Semarang Gang Lombok 

Kota Semarang dikenal dengan makanan khasnya yakni lunpia. Toko-toko lunpia bisa kalian temukan di Jalan Mataram, Jalan Pemuda, Jalan Gajahmada serta Gang Lombok. Makanan khas semarang ini terdiri dari dua jenis yakni goreng dan basah yang berisi rebung, telur dan tambahan daging ayam atau udang. Lunpia biasanya dikonsumsi bersama dengan saus berwarna coklat, cabe rawit, acar dan daun bawang.

Lumpia Gang Lombok adalah salah satu yang paling terkenal sangat terkenal karena Lumpia yang berada di gang Lombok nomor 11 itu sudah ada sejak ratusan tahun. Saat ini Lumpia Gang Lombok dikelola oleh Purnomo Usodo atau yang akrab dipanggil dengan Untung, dia adalah generasi ke empat dari Lumpia Gang Lombok ini. Lumpia Gang Lombok dibuat dengan cara tradisioal, hal ini dilakukan untuk menjaga keaslian dan rasa dari lumpia. Kedai Lumpia Gang Lombok hanya menjual dua jenis isian lumpia, yakni lumpia ayam dan udang. Meskipun ukurannya cukup besar dengan tekstur isi yang padat, tapi memakan satu saja lumpia ini tidaklah cukup.

2. Garang Asem Sari Rasa

Garang Asem merupakan kuliner tradisional khas Jawa Tengah berupa olahan ayam yang dibungkus dengan daun pisang. Citarasanya asam dan pedas yang bikin nafsu makan jadi beringas. Garang asem awalnya berasal dari Grobokan namun saat ini begitu populer di Kudus. Bahkan, sudah populer di beberapa kota di Jawa Tengah, sebut saja Semarang, Demak, Pati, dan Pekalongan. Buat kamu yang mencari garang asem di Semarang, berikut ini lokasi yang bisa jadi jujukan.

Garang Asem Sari Rasa berlokasi di Jl. Ki Mangunsarkoro No. 15, Karangkidul, Semarang. Ini merupakan cabang dari Rumah Makan Sari Rasa yang berada di Kudus, di Jl. Agil Kusumadya yang telah ada sejak 40 tahun yang lalu. Sama seperti yang berada di Kudus, garang asem di Semarang ini juga menawarkan garang asem yang sangat lezat. Terutama buat kamu para pecinta pedas, Rumah Makan Sari Rasa ini bisa jadi jujukan saat berada di Semarang. Seporsi nasi hangat dipadu dengan sebungkus garang asem, kenikmatan mana lagi yang kau dustakan.

3. Soto Bangkong

Soto Bangkong adalah rumah makan di Semarang, Jawa Tengah yang menyajikan soto sebagai menu utamanya. Nama Bangkong diambil dari nama tempat didirikannya rumah makan ini, yaitu di Perempatan Bangkong, Semarang. Dalam perkembangannya, Soto Bangkong telah membuka cabang di berbagai kota di Pulau Jawa. Soto bangkong, begitu orang Semarang lebih mengenal masakan yang dijual Sholeh Soekarno tersebut. Usaha soto bangkong yang dirintis sejak tahun 1950 itu menjadi salah satu tujuan wisatawan yang berkunjung ke Semarang.

Soto ini terkenal dengan penyajiannya dalam mangkuk kecil. Untuk isiannya, soto ayam olahan Sholeh berisi nasi, mi soun, tauge, irisan tomat, suiran daging ayam, hingga taburan seledri dan bawang goreng. Soto Bangkong, yang terletak di samping kantor pos pojok perempatan Jalan MT Haryono dan Jalan Ahmad Yani. Setiap harinya, Soto Bangkong dapat menghabiskan 40 ekor ayam kampung untuk 200-300 porsi.

4. Nasi Goreng Babat Gongso Pak Karmin

Nasi goreng Babat Pak Karmin berdiri sejak tahun 1958 di alun-alun selatan, namun pada tahun 1971 berpindah tempat ke pinggir sungai Berok Semarang hingga saat ini. Saat ini Nasi Goreng Babat Pak Karmin sudah memasuki generasi kedua namun cita rasanya tetap dipertahankan. Walaupun namanya nasi goreng babat, namun kita bisa bebas memilih toppingnya dengan berbagai macam jeroan, mulai dari babat, paru, iso (usus), limpa atau bisa mencampur semuanya. Selain nasi goreng babat, Pak Karmin juga menyediakan menu masakan babat gongso. Nasi Goreng Pak Karmin buka setiap hari dari pagi hingga pukul 6 sore dan akan ramai pengunjung saat jam makan siang.

Babat Gongso Pak Karmin menurut cerita yang beredar merupakan warung yang menjajakan babat gongso paling lama di Semarang. Warung Pak Karmin ini aksesnya cukup mudah karena masih terletak di tengah kota Semarang. Jika kamu dari Jalan Pemuda ke arah kota lama maka kamu akan menemukan Jembatan Mberok. Namanya yaa mberok, hihi. Nah warung Pak Karmin ini sebarisan dengan Kantor Pos Besar Semarang. Warungnya tidak begitu luas, tetapi masakannya mantap dan tempatnya nyaman. Terakhir tahun 2014 Babat Gongso Pak Karmin harganya Rp 18.000,00 / porsi. Cukuplah untuk kantong mahasiswa sekalipun.

5. Wingko Babat Pak Moel

Perusahaan wingko babat Pak Moel bergerak di bidang kuliner khususnya oleh-oleh khas Semarang. Perusahaan ini didirikan pada tahun 2000 untuk memenuhi minat konsumen yang ingin merasakan dan membawa membawa pulang oleh-oleh tersebut, perusahaan ini yang awalnya hanya menyediakan wingko babat saja sekarang sudah berkembang dengan menyediakan oleh-oleh khas Semarang lainnya.

Wingko Babat adalah makanan tradisional khas Indonesia. Wingko adalah sejenis kue yang terbuat dari kelapa muda, tepung beras ketan dan gula. Wingko Pak Moel sangat terkenal di pantai utara pulau Jawa. Kue ini sering dijual di stasiun di toko-toko kue untuk oleh-oleh keluarga. Wingko biasanya berbentuk bundar biasa disajikan dalam keadaan hangat dan dipotong kecil-kecil. Atau dapat dijual dalam bentuk bundar yang besar atau juga berupa kue-kue kecil yang dibungkus kertas. Kombinasi gula dan kelapa menjadikan kue ini nikmat.

6. Es Puter Cong Lik

Es puter Cong Lik legendaris ini jadi buruan wisatawan kalau ke Semarang. Ditambah dengan daging durian, siwalan hingga irisan roti tawar. Penasaran dengan rasanya?
Es puter disebut juga dengan es dung dung. Ini menjadi salah satu dessert asal Indonesia yang berbahan santan sebagai pengganti susu. Tekstur dari es puter ini agak kasar dengan sensasi rasa manis dengan semburat agak asin.

Es puternya memiliki beberapa varian rasa yang bisa Anda pilih. Ada cokelat, alpukat, durian dan kelapa. Namun jika menjelang puasa tersedia juga rasa lainnya seperti nangka, sirsak, kacang hijau, blewah hingga leci. Kini Es Cong Lik diteruskan oleh generasi kedua yaitu sang anak sejak tahun 1982. Seporsi es ini berisi beberapa scope es puter, dua buah irisan roti, biji mutiara dan kelapa. Esnya masih dibuat secara manual untuk mendapatkan rasa dan tekstur yang autentik. Seporsi es puter ini dibandrol dengan harga Rp 15.000 hingga Rp 20.000. Warung Es Puter Cong Lik ini buka pada sore hingga malam hari yaitu pukul 18.00 hingga 24.00. Yuk, coba!

 

1234

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here